Duo Pembalap Aprilia Sebut Peluang Juara Marc Marquez Belum Tertutup

Duo Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, menilai peluang Marc Marquez dalam perebutan gelar MotoGP 2026 belum tertutup meski start musimnya sulit.

Duo pembalap Aprilia, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, menilai peluang Marc Marquez dalam perebutan gelar MotoGP 2026 belum sepenuhnya tertutup. Start musim rider pabrikan Ducati itu dinilai jauh dari ideal, seperti dikutip dari Bola.

Marquez kini tertinggal 71 poin dari Bezzecchi yang memimpin klasemen setelah lima seri pertama musim ini. Aprilia menikmati awal musim yang hampir sempurna lewat performa konsisten Bezzecchi dan Martin, sementara Marquez kesulitan menyamai kecepatan Fabio di Giannantonio di internal kubu Ducati.

Situasi Marquez berpotensi makin rumit pada akhir pekan ini karena dipastikan absen pada seri GP Catalunya setelah menjalani dua operasi pada Minggu lalu. Jika baru kembali balapan di Italia pada 31 Mei, selisih poinnya bisa menembus lebih dari 100 angka.

Meski begitu, Bezzecchi merasa terlalu dini untuk mencoret nama juara dunia tujuh kali itu dari persaingan gelar. Pembalap Italia tersebut mengingatkan bagaimana dominasi Marquez pada musim 2025 yang mengunci gelar dunia dengan menyisakan enam seri.

"Saya pikir Marc musim lalu sudah menunjukkan apa yang bisa dia lakukan," kata Bezzecchi.

"Dia memenangkan kejuaraan dengan selisih lebih dari 100 poin. Dia memastikan gelar di Jepang, jadi masih ada lima balapan tersisa saat itu."

"Jadi, secara pribadi, saya tidak pernah mencoret Marc dari perebutan gelar. Sekarang musim masih sangat panjang, jadi apa pun masih bisa terjadi," ucapnya.

"Ketika Marc kembali nanti, dia akan sangat lapar untuk menang, jadi saya yakin dia akan bertarung lagi," imbuh Bezzecchi.

Martin, yang kini hanya terpaut satu poin dari Bezzecchi setelah memenangi GP Prancis, juga punya pandangan serupa. Menurutnya, Marquez sudah berkali-kali membuktikan kemampuan bangkit dari situasi sulit, termasuk setelah cedera parah pada 2020.

"Kalau ada seseorang yang sudah membuktikan bisa bangkit dari titik terendah ke level tertinggi lagi, itu adalah Marc," ujar Martin.

"Jadi, kami tidak bisa mengesampingkannya. Saya berharap dia segera pulih dan cepat kembali bersama kami."

Marquez sebenarnya sudah menjadwalkan operasi tambahan pada bahu kanannya setelah baut yang dipasang sejak 2019 mengalami bengkok dan mulai menekan saraf radial. Cedera patah tulang kaki akibat kecelakaan saat sprint race di Le Mans akhirnya membuat operasi bahu tersebut dipercepat.

Adik Marc, Alex Marquez, menilai pembicaraan soal peluang juara belum relevan karena belum ada kepastian kapan rider Ducati tersebut bisa kembali membalap. Fokus sang kakak saat ini sepenuhnya bergantung pada proses pemulihan pascaoperasi bahu.

"Pertama-tama, kami harus melihat kapan dia akan kembali," kata Alex Marquez.

"Apakah dia akan absen satu balapan, dua, tiga, atau empat seri, saya tidak tahu. Tidak ada yang tahu."

"Setelah itu baru kami bisa membicarakan apakah dia masih punya peluang atau tidak. Untuk sekarang, masih terlalu cepat," lanjutnya.

"Saya rasa dia juga tidak sedang memikirkan balapan. Fokusnya sekarang hanya pemulihan, itu saja," imbuh Alex.

Recommended