Pep Guardiola Ungkap Alasan John Stones Jarang Bermain di Manchester City

Manajer Manchester City Pep Guardiola memberikan penjelasan terkait minimnya menit bermain John Stones akibat cedera dan persaingan ketat di lini belakang.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan penjelasan resmi mengenai situasi sulit yang dihadapi John Stones di skuad utama pada Sabtu (25/4/2026). Stones dinilai kehilangan konsistensi bermain akibat gangguan cedera berkelanjutan dan ketatnya persaingan performa di lini pertahanan klub.

Dilansir dari Bola, bek tim nasional Inggris tersebut terakhir kali dipercaya tampil sebagai starter di kompetisi Premier League pada Oktober 2025 saat menghadapi Aston Villa. Sejak saat itu, Stones lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan atau tampil dalam ajang turnamen domestik seperti Piala FA.

Kondisi fisik Stones yang sering mengalami masalah kebugaran membuat posisinya tergeser oleh rekan setim lainnya. Pada pertandingan final Carabao Cup baru-baru ini, Guardiola lebih memilih memasang Nathan Ake untuk berduet dengan Abdukodir Khusanov di jantung pertahanan.

Keputusan tersebut diambil seiring dengan tidak tersedianya beberapa pilar lini belakang seperti Ruben Dias, Josko Gvardiol, dan Marc Guehi. Namun, setelah Marc Guehi pulih, ia segera membentuk kemitraan yang solid bersama Khusanov dengan catatan hanya kebobolan satu gol dalam empat laga terakhir.

Guardiola menegaskan bahwa pemilihan pemain murni didasarkan pada keadilan performa di lapangan latihan dan pertandingan. Pelatih asal Spanyol tersebut menyatakan tidak bisa mengabaikan kontribusi pemain lain yang sedang berada dalam kondisi puncak.

"Dia sering mengalami cedera, sekarang sudah kembali. Khusa dan Marc bermain luar biasa, Nathan di final Carabao tampil sangat bagus," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Meski menit bermainnya berkurang drastis, manajemen tim menekankan bahwa kualitas teknis Stones tetap diakui sebagai salah satu yang terbaik. Guardiola berharap sang pemain dapat menjaga kebugaran penuh dalam beberapa pekan ke depan agar bisa kembali bersaing memperebutkan posisi utama.

Stones tetap menunjukkan profesionalisme dengan mengikuti sesi latihan secara maksimal bersama rekan-rekannya. Kehadirannya di ruang ganti juga dianggap masih memberikan pengaruh positif bagi moral tim menjelang berakhirnya musim kompetisi 2025/2026.

"Ketika dia berada di level terbaiknya, dia adalah bek tengah kelas atas. Saya hanya ingin dia tetap bugar, tetapi seperti musim lalu, itu tidak selalu memungkinkan," ujar Guardiola.

Recommended