Performa Alexander-Arnold Dikritik Usai Real Madrid Kalahkan Celta Vigo

Penampilan Trent Alexander-Arnold menuai kritik meski Real Madrid menang 2-1 atas Celta Vigo. Kontribusinya dalam bertahan disorot.

Bek sayap Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, menjadi sorotan media Spanyol usai laga melawan Celta Vigo. Meskipun Real Madrid menang 2-1, performa Alexander-Arnold dalam bertahan dinilai kurang memuaskan.

Sejumlah jurnalis Spanyol menilai pemain asal Inggris tersebut tampak "tersesat" di lapangan, terutama saat gol balasan Celta Vigo. Kritik muncul meski Alexander-Arnold berkontribusi dalam serangan.

Gol Borja Iglesias yang menyamakan kedudukan bagi Celta Vigo menjadi sumber kritik utama. Umpan panjang ke sisi pertahanan Alexander-Arnold berhasil dieksploitasi pemain Celta.

Jose Maria Rodriguez, jurnalis Marca, menilai Celta Vigo tahu cara menyerang sisi kanan pertahanan Real Madrid. "Celta tahu bagaimana dan di mana melukai Madrid. Hanya dengan satu umpan panjang melewati Trent, Williot mampu mengekspos bek paling tidak berorientasi bertahan di La Liga," katanya.

Jose Luis Calderon, jurnalis Marca lainnya, menyoroti kontrasnya kontribusi Alexander-Arnold dalam menyerang dan bertahan. "Dia memberi banyak kontribusi dalam serangan, tetapi juga mengurangi banyak hal dalam pertahanan. Dia sangat lemah saat gol penyama kedudukan Celta," ujarnya.

Calderon bahkan menilai performa Alexander-Arnold seperti "memberikan hadiah gol" karena kontribusinya yang kontras.

Komentar pedas juga datang dari jurnalis Marca lain terkait aksi bertahan Alexander-Arnold saat gol tersebut. "Ya Tuhan, Trent. Penampilan bertahan seperti apa yang ditunjukkan pemain Inggris itu pada gol tersebut, jika itu bahkan bisa disebut bertahan," tulisnya.

Penilaian Kontras: Tajam Menyerang, Rapuh Bertahan

Alexander-Arnold mendapat nilai 4 pada babak pertama dari Marca, namun meningkat menjadi 5 setelah pertandingan usai. "Dia sedikit lebih bisa diandalkan dalam bertahan, atau setidaknya tidak terlalu menderita seperti sebelumnya. Ia juga beberapa kali membantu serangan yang merepotkan pertahanan Celta," tulis Marca.

Ada yang Membela Alexander-Arnold

Juan Ignacio Garcia-Ochoa, jurnalis Marca, membela Alexander-Arnold. Menurutnya, gaya bermain bek tersebut memang selalu kuat dalam menyerang tetapi kurang menonjol dalam bertahan. "Jangan kaget dengan Alexander-Arnold. Dia memang selalu seperti ini," katanya.

Garcia-Ochoa mengutip komentar Jurgen Klopp saat meninggalkan Liverpool. "Klopp sendiri pernah mengatakannya setelah meninggalkan Liverpool: saya gagal mengajarinya cara bertahan."

Garcia-Ochoa juga berpesan kepada pendukung Real Madrid agar tidak menyalahkan Alexander-Arnold sepenuhnya. "Jika Anda pendukung Real Madrid dan tidak menyukai performa bertahannya, jangan marah kepada bek Inggris itu. Jika ada yang perlu disalahkan, mungkin orang yang merekrutnya," pungkasnya.

Recommended