Persebaya vs PSM: Adu Kekuatan Lini di BRI Super League

Persebaya Surabaya menjamu PSM Makassar di pekan ke-23 BRI Super League. Kedua tim berupaya bangkit dari tren minor.

Pertandingan sengit akan tersaji saat Persebaya Surabaya menjamu PSM Makassar di pekan ke-23 BRI Super League 2025/2026. Laga ini akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Rabu (25/2/2026) malam pukul 20.30 WIB.

Duel Persebaya melawan PSM selalu menjadi laga klasik yang prestisius, mengingat sejarah kedua tim sebagai mantan juara Liga Indonesia. Kedua tim sama-sama bertekad untuk meraih kemenangan.

Persebaya dan PSM saat ini sedang dalam performa yang kurang memuaskan, setelah menelan beberapa kekalahan terakhir. Bajul Ijo dan Juku Eja sama-sama mengalami dua kekalahan beruntun.

Persebaya kalah dari Bhayangkara FC (1-2) dan Persijap (1-3) pada pekan ke-21 dan 22. Sementara itu, PSM takluk di tangan Dewa United (0-2) dan Persija Jakarta (1-2) sebelum bertandang ke Surabaya.

Berikut ini ulasan perbandingan kekuatan antarlini dari kedua tim menjelang pertemuan klasik antara Persebaya dan PSM:

Lini Belakang

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, memiliki banyak pekerjaan rumah setelah timnya menelan dua kekalahan beruntun. Kemungkinan besar, ia akan tetap menggunakan skema 4-3-3 andalannya saat melawan PSM.

Bernardo Tavares diperkirakan akan mempercayakan posisi penjaga gawang kepada Ernando Ari. Empat pemain di depannya kemungkinan adalah Arief Catur sebagai bek kanan, duet bek tengah Leo Lelis dan Gustavo Fernandes, serta Jefferson di posisi bek kiri.

Di kubu PSM, pelatih Tomas Trucha juga diperkirakan akan menerapkan skema 4-3-3. Reza Arya, meski melakukan blunder saat melawan Persija, kemungkinan masih akan menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang.

Empat bek PSM kemungkinan akan diisi oleh Daffa Salman di kanan, duet bek tengah Dusan Lagator dan kapten tim Yuran Fernandes, serta bek kiri Aloisio Neto.

Lini Tengah

Persebaya memiliki trio gelandang utama, yaitu Toni Firmansyah dan Milos Raickovic. Keduanya sangat diandalkan oleh Bernardo Tavares. Raickovic bertugas membantu pergerakan pemain ofensif.

Toni Firmansyah berperan sebagai gelandang jangkar yang memotong bola lawan dan menyuplai bola ke pemain depan. Francisco Rivera menjadi playmaker Persebaya yang sangat dominan di lini tengah.

PSM juga memiliki lini tengah yang kuat dengan kehadiran Gledson dan Eka Pratama. Pemain muda, Ananda Raehan, dapat menjadi playmaker yang bertugas membongkar pertahanan lawan dari sisi tengah.

Lini Depan

Persebaya memiliki trio penyerang yang mematikan, yaitu Gali Freitas di sisi kanan, Bruno Moreira di sisi kiri (sekaligus kapten tim), dan Alfan Suaib sebagai ujung tombak.

Gali Freitas dikenal dengan permainannya yang cepat dan dribbling yang menawan. Bruno Moreira adalah top scorer Persebaya dengan 8 gol.

PSM juga memiliki trio penyerang berbahaya, yaitu Sheriddin Boboev di kanan, Savio Ruberto di kiri, dan Alan Tanque sebagai ujung tombak. Ketiga pemain ini telah menyumbang 10 gol untuk PSM.

Recommended