Persela Lamongan Kalah Tipis dari PSS Sleman di Kandang

Persela Lamongan harus mengakui keunggulan PSS Sleman dengan skor tipis 0-1 dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.

Persela Lamongan menelan kekalahan tipis 0-1 dari PSS Sleman dalam lanjutan pekan ke-21 Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026. Pertandingan berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (1/3/2026) malam WIB.

Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut. Gol cepat Irvan Mofu pada menit ke-8 menjadi penentu kemenangan bagi PSS Sleman.

Bima Sakti mengakui, meski telah berupaya keras melakukan perubahan di babak kedua, efektivitas lini depan timnya masih menjadi masalah utama. "Saya mengucapkan selamat buat PSS, mereka mampu memaksimalkan poin di Lamongan. Yang pasti, kami sangat kecewa karena kami sudah berusaha di babak kedua melalui beberapa pergantian pemain," ujar Bima Sakti seusai laga.

Menurutnya, timnya memiliki banyak peluang di babak pertama, tetapi gagal dikonversi menjadi gol. Hasil ini membuat Persela tertahan di peringkat keenam klasemen sementara Grup Timur dengan 30 poin.

Bima Sakti menyadari bahwa tantangan yang dihadapi timnya akan semakin berat. Persela masih akan menghadapi Persiba Balikpapan, Deltras FC, dan Persipura Jayapura.

"Yang pasti kerja kita akan lebih berat lagi nanti di pertandingan-pertandingan berikutnya melawan Persiba, Deltras, kemudian away melawan Persipura," tegasnya.

Bima Sakti berharap para pemain dapat segera bangkit dan memaksimalkan laga kandang serta tandang yang tersisa. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter Persela.

"Saya juga mohon maaf pada masyarakat Lamongan terutama suporter, LA Mania, Curva Boys, yang mungkin mereka tetap men-support. Kami berharap di laga home berikutnya melawan Persiba, atau lawan Palu, atau lawan Barito, bisa ada penonton," tuturnya.

Sementara itu, penyerang Persela, Muhammad Sadewa, menilai timnya kurang beruntung dan berharap dapat segera kembali ke jalur kemenangan. "Tadi pemain sudah kerja keras ya, tapi ya mungkin belum rezeki ya. Saya harap kami ke depannya bisa evaluasi lagi dan lebih baik lagi," kata Muhammad Sadewa.

Recommended