Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda bermain imbang 1-1 dalam laga tunda pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Segiri, Minggu (15/3/2026) malam WIB.
Adam Alis membawa Persib unggul di menit ke-14, memanfaatkan kemelut di depan gawang Borneo FC. Namun, Borneo FC menyamakan kedudukan melalui penalti Mariano Peralta di babak kedua, setelah Uilliam Baros melakukan handsball.
Bojan Hodak, pelatih Persib Bandung, merasa timnya seharusnya bisa meraih kemenangan dalam pertandingan tersebut. Ia menyoroti potensi pelanggaran terhadap Patricio Matricardi yang menurutnya layak diperdebatkan.
“Saya rasa kami seharusnya menang. Mungkin akan ada kontroversi lagi mengenai pelanggaran terhadap Patricio Matricardi, apakah itu pelanggaran atau tidak,” ujar Bojan Hodak selepas pertandingan.
Hodak menambahkan bahwa Persib mendominasi babak pertama, sementara Borneo FC baru memberikan tekanan di babak kedua melalui tendangan bebas. Ia juga memuji konsistensi Borneo FC sepanjang musim ini.
Persib saat ini memimpin klasemen sementara BRI Super League dengan 58 poin, diikuti Borneo FC dengan 54 poin dan Persija Jakarta dengan 52 poin.
Hodak menjelaskan bahwa timnya berupaya meredam pemain berbahaya Borneo FC seperti Mariano Peralta dan Juan Villa melalui pertahanan kolektif. Ia mengakui lini depan Persib kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang serangan balik.
“Mereka tim yang konsisten dari awal hingga sekarang dan jarang melakukan kesalahan yang tidak perlu,” ucap Bojan.