Persija Jakarta menanggapi tuduhan yang dilayangkan Borneo FC Samarinda mengenai polemik official training (OT) di Jakarta International Stadium (JIS) pada Senin (3/3/2026).
Polemik ini muncul menjelang pertandingan pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 antara Persija dan Borneo FC di JIS, Selasa (4/3/2026) malam WIB.
Borneo FC sebelumnya mengklaim sempat dilarang menggelar latihan resmi di JIS, meskipun akhirnya mendapatkan izin. Persija menjelaskan bahwa official training Borneo FC dijadwalkan di lapangan latih JIS, bukan lapangan utama.
Persija menyayangkan adanya narasi yang menyebutkan perubahan lokasi latihan secara tiba-tiba. Koordinasi dengan asisten manajer Borneo FC, Farid Abubakar, disebut telah dilakukan sejak 26 Februari 2026 atau H-5 pertandingan.
Persija menambahkan, pengiriman match programme atau program pertandingan telah dilakukan pada Minggu (1/3/2026) atau H-2 laga. Dokumen ini memuat agenda lengkap H-1 dan hari pertandingan, termasuk lokasi, tanggal, dan waktu seluruh kegiatan resmi.
Persija mengakui adanya keterlambatan penyampaian surat resmi terkait lokasi latihan, yang seharusnya diterima sebelum sesi latihan berlangsung. Evaluasi internal telah dilakukan untuk memperbaiki aspek administratif.
Persija mengklaim telah memberikan pelayanan maksimal kepada Borneo FC, sama seperti saat menjamu tim lain seperti Persita Tangerang, Malut United, Bali United, dan PSM Makassar.
"Dalam pelaksanaannya, Persija memberlakukan Borneo FC sama seperti tim-tim tamu lainnya. Sebelumnya, Persita, Malut United, Bali United, dan PSM, juga melaksanakan official training di lapangan latih JIS. Kebijakan ini diterapkan secara konsisten dan bukan ditujukan kepada satu tim tertentu," kata Persija.
Persija menegaskan tidak bermaksud merugikan Borneo FC. Bahkan, sebagai tuan rumah, Persija juga tidak berencana menjalani OT di lapangan utama JIS.
"Adapun keputusan penggunaan lapangan latih JIS untuk sesi official training didasarkan pada pertimbangan teknis, yakni untuk menjaga kualitas rumput lapangan utama agar dapat disajikan dalam kondisi optimal pada hari pertandingan. Upaya ini semata-mata dilakukan demi menghadirkan kualitas pertandingan terbaik bagi kedua tim, tuan rumah dan tim tamu, serta seluruh pencinta sepak bola," tutur Persija.
Persija berharap tidak ada lagi narasi keliru tanpa dasar yang kuat. "Jadi, Persija berharap tidak ada narasi yang keliru tanpa dasar yang kuat, sehingga suasana kompetisi tetap terjaga dalam semangat profesionalisme dan sportivitas," ungkap Macan Kemayoran menutup.
Persija menyinggung kondisi yang pada akhirnya memperbolehkan Borneo FC menggelar latihan resmi di JIS dan berjalan lancar tanpa gangguan.