Duel antara Persijap Jepara dan Bhayangkara FC pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 diprediksi akan berlangsung sengit. Kedua tim memiliki sejumlah pemain kunci di setiap lini yang berpotensi menentukan hasil pertandingan. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK) pada Sabtu, 11 April 2026, pukul 19.00 WIB.
Baik Laskar Kalinyamat, julukan Persijap Jepara, maupun The Guardian, sebutan Bhayangkara FC, sama-sama membawa modal positif. Persijap sukses mendatangkan amunisi baru yang mendongkrak performa tim hingga keluar dari zona degradasi. Sementara itu, Bhayangkara FC juga merekrut pemain baru yang memberikan dampak signifikan, seperti dilansir dari Bola.
Di bawah mistar gawang, kedua tim mengandalkan kiper lokal. Namun, catatan statistik menunjukkan penjaga gawang Bhayangkara FC memiliki performa yang lebih menonjol. Aqil Savik, kiper utama Bhayangkara FC, berhasil mencatatkan sembilan cleansheet dari 23 penampilannya di BRI Super League.
Angka tersebut merupakan catatan tertinggi kedua di musim ini, hanya kalah dari Teja Paku Alam yang mengoleksi 16 nirbobol. Sementara itu, Persijap Jepara mengandalkan Sendri Johansyah yang telah membukukan empat cleansheet dari 13 pertandingan.
Kekuatan Pertahanan dari Pemain Asing
Lini pertahanan kedua tim diperkuat oleh dua bek asing yang berperan sebagai benteng terakhir. Mereka menjadi elemen krusial dalam solidnya lini belakang pada putaran kedua musim ini. Persijap Jepara sebelumnya mengandalkan duet Jose Espinosa Arroyo dan Diogo Brito.
Meski Jose Espinosa Arroyo sempat absen karena sanksi, kehadirannya kembali akan menambah ketangguhan lini belakang Persijap. Bhayangkara FC sendiri mempercayakan lini belakang kepada duet Nehar Sadiki dan Slavko Damjanovic. Slavko Damjanovic, yang sempat absen akibat akumulasi kartu, dipastikan siap tampil pada pekan ke-27 ini.
Persaingan Sengit di Lini Tengah
Pertarungan di lini tengah diperkirakan akan menjadi salah satu area paling krusial. Sektor ini menentukan arah permainan dan kendali bola bagi kedua tim. Persijap Jepara kemungkinan akan menurunkan trio gelandang andalannya yang terdiri dari Wahudi Hamisi, Borja Martinez, dan Alexis Gomez.
Di kubu Bhayangkara FC, Moises Gaucho selalu menjadi jangkar lini tengah. Ia biasanya berduet dengan Wahyu Subo Seto untuk menopang pergerakan gelandang serang, Ryo Matsumura.
Ancaman Gol dari Para Penyerang
Sektor depan menjanjikan aksi-aksi menarik, terutama dengan keberadaan sejumlah pemain asing yang berpeluang mencatatkan nama di papan skor. Carlos Franca dari Persijap Jepara menjadi top skorer tim dengan tujuh gol dan dua assist.
Meski memiliki striker baru, Iker Guarrotxena, yang sudah mencetak empat gol di putaran kedua, ia sempat absen karena cedera di laga terakhir. Bhayangkara FC merasakan dampak signifikan dari rekrutan baru seperti Moussa Sidibe dengan delapan gol dan lima assist, Henri Doumbia dengan empat gol dan tiga assist, serta Privat Mbarga yang mengukir empat gol dan dua assist.