PSIM Yogyakarta berhasil memutus rantai hasil negatif delapan pertandingan beruntun setelah menaklukkan Malut United dengan skor 2-0 dalam lanjutan pekan ke-32 liga di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (10/5/2026) malam WIB.
Kemenangan Laskar Mataram dipastikan melalui eksekusi penalti Ze Valente pada masa tambahan waktu babak pertama serta gol perdana Andi Irfan saat memasuki masa injury time babak kedua.
Tambahan tiga poin ini membuat PSIM Yogyakarta bertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan total 42 poin, sebagaimana dilaporkan oleh Bola.
Sebaliknya, kekalahan ini memaksa Malut United turun ke posisi keenam klasemen dengan raihan 52 poin setelah gagal mengimbangi dominasi tuan rumah.
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel, mengungkapkan kepuasannya atas performa anak asuhnya yang dinilai mampu menjalankan instruksi taktis sejak awal laga.
"Di babak pertama kami bermain dengan sangat baik. Cara kami ingin bermain, kami menemukan solusinya," kata Jean-Paul van Gastel, Pelatih PSIM Yogyakarta.
Meskipun demikian, Van Gastel menyoroti timnya yang sempat kesulitan mengambil keputusan di sepertiga akhir lapangan sebelum tim lawan harus bermain dengan 10 orang.
Menurut ulasan Bola, dominasi PSIM semakin terlihat setelah Malut United kehilangan satu pemain, meski peluang bersih yang tercipta di babak kedua tidak terlalu banyak.
Winger PSIM, Andi Irfan, menyatakan rasa syukurnya atas kemenangan yang telah lama dinanti oleh seluruh elemen tim dan suporter tersebut.
Gol tersebut merupakan torehan pertama Andi Irfan bagi Laskar Mataram sejak bergabung dengan klub asal Yogyakarta tersebut.