PSS Sleman gagal membawa pulang poin setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari Barito Putera dalam laga pekan ke-24 Championship 2025/2026 di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, pada Sabtu (11/4/2026). Hasil ini sekaligus mengakhiri catatan impresif tim berjuluk Laskar Sembada yang sebelumnya tidak terkalahkan dalam sembilan pertandingan berturut-turut.
Gol tunggal tuan rumah tercipta akibat pemanfaatan satu kesalahan di lini pertahanan PSS Sleman yang tampil cukup solid sepanjang pertandingan. Dilansir dari Bola, kekalahan ini memangkas selisih poin di papan atas klasemen Grup Timur yang kini semakin kompetitif menjelang akhir musim reguler.
Direktur Teknik PSS, Pieter Huistra, mengungkapkan bahwa kondisi mental para pemain sempat mengalami penurunan akibat hasil minor tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa skuad asuhan Ansyari Lubis tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kegagalan di Banjarmasin karena jadwal padat telah menanti.
"Secara mental tim memang sedikit menurun, tetapi kami tidak punya waktu untuk larut. Kami harus segera bangkit karena tiga laga besar sudah menanti sehingga seluruh elemen tim harus siap menghadapi tantangan ke depan," kata Pieter Huistra, Direktur Teknik PSS Sleman.
Huistra menambahkan bahwa Barito Putera memiliki kualitas pertahanan yang sangat baik sehingga sulit untuk ditembus oleh barisan penyerang PSS. Meski merasa timnya layak mendapatkan setidaknya satu poin, ia meminta seluruh pemain untuk segera mengalihkan fokus pada pertandingan selanjutnya guna mengamankan tiket promosi.
Meskipun gagal menambah poin, PSS Sleman masih menduduki posisi puncak klasemen dengan raihan 49 poin. Namun, Barito Putera kini mengancam di peringkat kedua dengan koleksi 48 poin, diikuti oleh Persipura Jayapura di posisi ketiga yang mengantongi 47 poin.
Persaingan menuju kasta tertinggi musim depan menyisakan tiga pertandingan krusial bagi Laskar Sembada. PSS Sleman dijadwalkan akan melakoni dua pertandingan kandang melawan Persiku Kudus dan PSIS Semarang, serta satu laga tandang menghadapi Persiba Balikpapan.