Real Madrid dilaporkan merasa tidak puas dengan langkah tim nasional Inggris, serta Asosiasi Sepak Bola (FA), terkait pemanggilan dan penggunaan gelandang mereka, Jude Bellingham. Kekecewaan ini muncul setelah Bellingham yang baru saja pulih dari cedera hamstring, tetap dipanggil ke skuad Inggris untuk pertandingan uji coba.
Situasi ini dimulai saat Bellingham belum sepenuhnya bugar setelah mengalami cedera. Meskipun kondisinya belum 100 persen, pemain muda tersebut tetap diikutsertakan dalam skuad Inggris yang akan menghadapi Uruguay dan Jepang dalam laga uji coba. Namun, Bellingham tidak diturunkan sama sekali dalam kedua pertandingan tersebut, bahkan hanya berada di bangku cadangan.
Bagi Real Madrid, keputusan tersebut dianggap tidak logis. Pihak klub menilai pemanggilan pemain yang belum pulih total, apalagi jika pada akhirnya tidak dimainkan, tidak memberikan manfaat signifikan.
Menurut laporan dari media Spanyol yang dikutip dari Bola.com, petinggi Real Madrid menyebut situasi ini sebagai hal yang sia-sia. Mereka berpandangan bahwa Bellingham seharusnya tetap berada di ibu kota Spanyol untuk menjalani program pemulihan yang lebih terarah, termasuk peningkatan kondisi fisik dan kebugaran secara optimal.
Mengingat Bellingham adalah salah satu pemain krusial dalam rencana jangka panjang klub, kondisi kebugarannya menjadi prioritas utama. Real Madrid ingin menghindari risiko kambuhnya cedera pada fase penting musim ini.
Penjelasan dari Pelatih
Menanggapi kritikan tersebut, pelatih Thomas Tuchel memberikan penjelasannya. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk tidak memainkan Bellingham adalah tindakan pencegahan yang diambil setelah mempertimbangkan kondisi fisik sang pemain.
Tuchel menyampaikan bahwa perkembangan kondisi Bellingham selama sesi latihan memang menunjukkan tanda-tanda positif. Namun, ia merasa pemain tersebut belum siap untuk tampil dalam pertandingan kompetitif dengan intensitas tinggi.
Pelatih asal Jerman itu menyebut risiko cedera otot Bellingham masih cukup tinggi.
"Saya pikir itu terlalu berisiko. Jadi, kecenderungannya adalah dia tidak akan bermain," kata Tuchel.
"Kami semua mendapatkan manfaat dari kehadirannya. Dia tampil sangat baik dalam latihan, tetapi dia hanya terlibat sebagai pemain netral. Dia juga tidak mengikuti 100 persen sesi latihan. Jadi, memang terlihat sangat, sangat bagus, tetapi kami tetap menahannya agar tidak mengambil risiko," lanjutnya. "Cederanya adalah cedera otot, yang sangat spesifik, dan kami sama sekali tidak ingin cedera itu kambuh di momen seperti ini dalam musim. Bagi dia juga, sangat baik bisa berada di dalam tim. Dia tampil luar biasa. Namun, kecenderungannya adalah dia tidak akan bermain."
Prioritas Musim Krusial
Tuchel menegaskan bahwa risiko kambuh cedera Bellingham masih cukup tinggi. Periode krusial musim ini menjadi alasan utama di balik kehati-hatian Tuchel, meskipun kehadiran Bellingham dalam tim nasional tetap memberikan dampak positif bagi pemain maupun tim secara keseluruhan.
Bagi Real Madrid, absennya Bellingham akibat cedera tentu akan menjadi kerugian besar. Perannya sangat vital di lini tengah bersama pemain-pemain kunci lainnya seperti Vinicius Junior dan Kylian Mbappe. Situasi ini semakin sensitif karena musim kompetisi sedang memasuki fase penentuan, di mana setiap pertandingan sangat berpengaruh terhadap peluang meraih gelar juara.