Penyerang Barcelona Roony Bardghji berpotensi akan meninggalkan klub pada bursa transfer musim panas ini akibat minimnya waktu bermain yang ia dapatkan. Pemain berusia 20 tahun tersebut kesulitan memperoleh menit bermain di tim asuhan Hansi Flick setelah kalah bersaing dengan Lamine Yamal.
Sebagaimana dilansir dari Bola, kontribusi pemain asal Swedia itu tetap terbatas karena kesempatan tampil yang tidak banyak, meskipun ia sempat memberikan dampak positif pada musim pertamanya di Camp Nou. Situasi sulit ini semakin terasa setelah Yamal pulih dari masalah hernia olahraga yang dialaminya pada awal musim.
Bardghji didatangkan dari FC Copenhagen pada musim panas lalu dengan nilai transfer 2,5 juta euro. Pemain yang bisa beroperasi sebagai nomor 10 maupun di sisi kiri serangan ini mencatatkan dua gol dan empat assist dari 23 penampilan sepanjang musim pertamanya.
Total waktu bermain Bardghji bersama Barcelona hanya mencapai 616 menit. Kendati jarang tampil, ia menunjukkan efektivitas tinggi dengan rata-rata kontribusi gol setiap 102 menit saat berada di lapangan.
Menurut laporan Sport, Barcelona telah menerima ketertarikan dari beberapa klub Eropa seperti Porto, Monaco, dan Stuttgart sejak Januari lalu. Belakangan, raksasa Italia Juventus juga disebut mulai menunjukkan minat terhadap sang penyerang.
Media tersebut menegaskan bahwa kepergian Bardghji lebih mungkin terjadi dalam bentuk peminjaman ketimbang transfer permanen. Manajemen Barcelona dikabarkan ingin tetap memegang kendali atas masa depan sang pemain karena mereka percaya ia memiliki potensi besar.
Di sisi lain, Barcelona juga menghadapi dilema di sektor sayap karena Hansi Flick menginginkan pelapis yang nyaman bermain di kanan maupun kiri untuk menyokong Raphinha. Kebijakan melepas Bardghji juga berisiko jika Lamine Yamal mengalami cedera, meskipun ada opsi untuk mengalihkan menit bermain tersebut kepada talenta akademi La Masia.