Legenda Liverpool, Steven Gerrard, mengungkapkan kerinduan akan kehadiran Luis Diaz dan berharap mantan klubnya dapat membawa kembali pemain sayap tersebut. Di sisi lain, Gerrard juga menilai Michael Olise dari Bayern Munchen sebagai target potensial, namun dengan peluang perekrutan yang sangat kecil.
Luis Diaz sebelumnya memegang peran krusial saat Liverpool meraih gelar Premier League musim lalu. Namun, pemain asal Kolombia itu dilepas ke Bayern Munchen dengan nilai transfer sekitar 65,5 juta paun pada musim panas 2025. Kini, Liverpool tengah mencari pengganti Mohamed Salah yang akan mengakhiri masa baktinya di Anfield pada akhir musim ini.
Gerrard secara khusus menyoroti kemampuan Olise sebagai pemain sayap yang sulit untuk dihentikan. Hal ini disampaikannya dalam wawancara dengan TNT Sports, seperti dilansir dari Bola.
"Ketika Anda adalah seorang bek sayap yang menghadapi pemain sayap, biasanya mereka memiliki sisi lemah dan Anda mengarahkannya ke satu sisi, tergantung pada kaki dominannya," kata Gerrard.
Mantan kapten Liverpool itu menambahkan, "Masalahnya dengan dia (Olise), dia bisa bergerak ke dua arah. Kaki kanannya sama kuatnya dengan kaki kiri. Anda ingin mengarahkannya ke kaki kanan karena mungkin itu sisi yang lebih lemah, tetapi Anda melihat sendiri umpan-umpan dan penyelesaiannya dengan kaki kanan."
Gerrard juga menegaskan, "Jika Anda membiarkannya dalam situasi satu lawan satu, Anda akan berada dalam masalah besar."
Tantangan Perekrutan Olise dan Kerinduan akan Diaz
Ketika ditanya apakah ia ingin melihat Olise bergabung dengan Liverpool, Gerrard menjawab dengan tegas, "Tentu saja."
Namun, ia juga mengungkapkan keraguan mengenai kemungkinan transfer tersebut. "Masalahnya, mengapa dia harus meninggalkan Bayern? Ini klub besar, bersaing untuk gelar-gelar besar, dan mungkin ini salah satu skuad Bayern Munchen terkuat dalam beberapa tahun terakhir," ujar Gerrard.
Gerrard menambahkan bahwa Olise memiliki potensi untuk bersinar di Piala Dunia musim panas nanti dan terlihat bahagia serta nyaman di klubnya saat ini. "Menurut saya dia tidak akan ke mana-mana," lanjutnya.
Di sisi lain, kerinduan Gerrard terhadap Luis Diaz juga sangat besar. "Tapi, ya, saya tentu ingin dia di Liverpool, dan Anda tahu, saya juga tidak keberatan jika Diaz kembali. Saya merindukannya, saya benar-benar merindukannya," tutur Gerrard.
Penjualan Luis Diaz Dinilai Tepat oleh Jamie Carragher
Berbeda dengan Gerrard, mantan pemain Liverpool lainnya, Jamie Carragher, justru menilai keputusan klub menjual Luis Diaz adalah langkah yang tepat. Menurut Carragher, meski Liverpool merindukan Diaz sebagai pemain yang sangat bagus, tawaran yang datang sulit untuk ditolak.
Carragher menjelaskan kepada CBS Sports, "Liverpool membelinya sekitar 40 juta paun, mungkin dia bermain selama empat musim. Dia juga sudah waktunya mendapat kontrak baru. Selama ini dia masih memakai kontrak lamanya sejak datang, jadi gajinya belum terlalu besar. Kontrak baru pasti akan membuatnya mendapat bayaran tinggi dan mengikatnya hingga awal usia 30-an, yang mungkin bukan rencana ideal klub."
Situasi di Bayern Munchen saat itu juga menjadi faktor penting. "Bayern Munchen punya masalah karena mereka gagal mendapatkan Florian Wirtz yang justru pindah ke Liverpool. Lalu Jamal Musiala mengalami cedera saat Piala Dunia Antarklub, jadi mereka butuh pemain. Pada akhirnya, mereka membayar sekitar 70 juta paun untuk Diaz yang sudah berusia 28 tahun, jadi secara keseluruhan itu kesepakatan yang bagus," pungkas Carragher.