Shevchenko Nilai Asa AC Milan Kejar Gelar Serie A Belum Padam

Legenda AC Milan, Andriy Shevchenko, berpendapat bahwa peluang Rossoneri dalam perburuan gelar Serie A masih terbuka, meski tertinggal 10 poin.

Legenda AC Milan, Andriy Shevchenko, meyakini bahwa peluang AC Milan untuk meraih gelar juara Serie A musim ini masih ada. Kemenangan atas Inter Milan dalam Derby della Madonnina diyakininya dapat membangkitkan kembali asa tersebut.

Milan akan menjamu Inter di San Siro pada laga pekan ke-28 Serie A, Senin (9/03/2026) dini hari WIB. Tampil di kandang sendiri, AC Milan bertekad meraih tiga poin penuh guna memperkecil selisih poin dengan I Nerazzurri.

Saat ini, Milan berada di posisi kedua klasemen sementara Serie A dengan 57 poin, terpaut 10 poin dari Inter Milan yang berada di puncak.

Menurut Shevchenko, selisih 10 poin bukanlah hal yang mustahil untuk dikejar. Kemenangan dalam derbi dapat mengubah nasib tim, terutama di fase krusial seperti saat ini. "Selisih 10 poin di klasemen tidak terlalu berarti. Jika Milan menang, persaingan gelar akan terbuka lagi. Derbi bisa mengubah nasib sebuah tim, terutama pada fase krusial seperti sekarang," kata Shevchenko.

Dalam kesempatan yang sama, Shevchenko juga memberikan pujian kepada pelatih Massimiliano Allegri atas keberhasilannya membentuk AC Milan menjadi tim yang lebih kompetitif. "Max Allegri adalah jaminan. Dia telah mengubah Milan. Dia memberikan daya saing kepada tim dan membuat para pemain berkembang," ucap Shevchenko.

Shevchenko menambahkan, Allegri memiliki pengalaman dan karakter yang jelas sebagai seorang pelatih. Ia membangun tim dengan ide-idenya sendiri, yang menjadikannya seorang manajer yang luar biasa. "Allegri punya pengalaman dan karakter yang jelas sebagai pelatih. Dia membangun tim dengan ide-idenya sendiri dan itu membuatnya menjadi manajer yang luar biasa," sambungnya.

Rafael Leao Dianggap Semakin Dewasa

Shevchenko melihat perkembangan signifikan dalam permainan Rafael Leao, terutama dalam hal kedewasaan dan fleksibilitas posisi. Leao diperkirakan akan berduet dengan Christian Pulisic di lini serang AC Milan pada laga kontra Inter Milan. "Rafa menunjukkan dia semakin matang. Dia mencoba memberikan yang terbaik bahkan ketika dimainkan di posisi yang bukan posisi alaminya, demi mengikuti kebutuhan pelatih," ujarnya.

Lebih lanjut, Shevchenko menjelaskan bahwa Leao memang bukan seorang penyerang tengah murni. Namun, ia mampu menjalankan tugasnya dengan baik, menyerang ruang kosong, dan selalu siap memanfaatkan momen. "Dia memang bukan penyerang tengah. Tetapi, dia bisa menjalankan tugasnya dengan baik, menyerang ruang kosong, dan selalu siap memanfaatkan momen."

Shevchenko menutup dengan mengatakan bahwa dalam skema serangan balik cepat, kecepatan Leao bisa menjadi faktor penentu. Namun, ia mengingatkan agar tidak mengharapkan Leao menahan bola atau bermain seperti nomor 9 klasik seperti Zlatan Ibrahimovic, karena karakter permainannya berbeda. "Dalam skema serangan balik cepat, sprint Rafa bisa menjadi faktor penentu. Namun, Anda tidak bisa berharap dia menahan bola atau bermain seperti nomor 9 klasik seperti Zlatan Ibrahimovic, karena karakter permainannya berbeda," sambung Andriy Shevchenko.

Recommended