Seorang pengemudi taksi listrik Green SM berinisial RRP berhasil menyelamatkan diri melalui jendela kendaraan sesaat sebelum tabrakan dengan kereta api terjadi di perlintasan sebidang Ampera, Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026). Insiden ini bermula ketika mobil tiba-tiba mati mesin tepat di tengah rel saat kereta akan melintas.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto mengonfirmasi bahwa pengemudi sempat mengalami kesulitan keluar karena pintu mobil terkunci otomatis. Dilansir dari Medcom, sistem transmisi kendaraan dilaporkan berpindah secara mendadak ke posisi parkir saat mesin mati di lokasi kejadian.
"Pada saat sopir ingin keluar membuka pintu, tetapi tidak bisa. Transmisi berpindah ke parkir," kata Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya. Sopir baru bisa keluar setelah berhasil menurunkan kaca jendela dengan bantuan warga sekitar sebelum kereta menghantam kendaraan tersebut.
Pihak kepolisian saat ini sedang mendalami penyebab pasti berhentinya kendaraan listrik tersebut secara mendadak di atas rel. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dilibatkan untuk menyelidiki kemungkinan adanya pengaruh medan magnet atau gangguan kelistrikan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, RRP diketahui baru bekerja sebagai pengemudi taksi online tersebut selama tiga hari. Data kepolisian menunjukkan bahwa yang bersangkutan mulai aktif menarik penumpang sejak 25 April 2026 dengan bekal pelatihan yang sangat terbatas.
Sopir mengaku hanya menjalani pelatihan dasar selama satu hari sebelum diterjunkan ke lapangan oleh pihak operator. Materi pelatihan tersebut dilaporkan hanya mencakup pengenalan fitur standar seperti cara menghidupkan mesin, penggunaan lampu sein, dan prosedur parkir kendaraan listrik.
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil investigasi teknis yang dilakukan secara paralel oleh Puslabfor dan KNKT. Informasi terbaru mengenai hasil pemeriksaan komponen elektronik kendaraan akan disampaikan segera setelah proses analisis mendalam selesai dilakukan oleh para ahli.