Persaingan ketat dalam turnamen bergengsi Piala AFF 2026 dijadwalkan segera bergulir mulai 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Berdasarkan pembagian kelompok, Timnas Indonesia berada di Grup A bersama tim tangguh Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang babak playoff antara Brunei Darussalam atau Timor Leste.
Sementara itu, peta persaingan di Grup B akan mempertemukan Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos. Seperti dikutip dari Bola, salah satu kontestan Grup A yang wajib diwaspadai secara serius oleh skuad Garuda adalah Singapura.
Timnas Singapura saat ini sedang memperlihatkan grafik performa yang meningkat tajam di bawah arahan pelatih kepala Gavin Lee. Skuad berjuluk The Lions ini bahkan sukses mengamankan tiket menuju putaran final Piala Asia 2027.
Sebagai bagian dari langkah pematangan strategi, pelatih Gavin Lee memanggil 28 pemain untuk menghadapi jendela internasional FIFA pada Juni mendatang. Singapura dijadwalkan melakoni dua pertandingan uji coba di Stadion Jalan Besar.
The Lions akan terlebih dahulu menantang kekuatan Mongolia pada Minggu, 31 Mei 2026. Lima hari berselang, tepatnya pada Jumat, 5 Juni 2026, giliran China yang akan bertamu ke markas Singapura.
Gavin Lee menilai bahwa agenda internasional tersebut menjadi batu loncatan yang sangat krusial bagi anak asuhnya. Agenda ini tidak hanya untuk menyongsong Piala Asia, tetapi juga mengasah kesiapan tim menghadapi Piala AFF 2026.
"Kami sangat bangga Singapura dapat berkompetisi di Piala Asia, dan sekarang setelah kami mengetahui tim-tim yang akan kami hadapi, hal itu memberi kami kejelasan dan arahan yang lebih baik dalam persiapan dan pekerjaan rumah kami," kata Lee dikutip dari laman resmi asosiasi sepak bola Singapura (SAF).
Kombinasi Pemain Senior dan Liga Domestik
Dalam menentukan komposisi tim, Gavin Lee tetap memercayakan kerangka utama yang menjadi pilar kebangkitan Singapura belakangan ini. Ia juga memberikan kesempatan bagi para pemain yang tampil impresif di kompetisi Liga Utama Singapura (SPL).
Sejumlah nama lama kembali mendapatkan kepercayaan, seperti Zulqarnaen Suzliman dan Saifullah Akbar. Zulqarnaen kembali masuk skuad setelah mencatatkan performa apik saat dipinjamkan ke klub Albirex Niigata (S).
Kekuatan utama armada The Lions masih akan bertumpu pada deretan pemain berpengalaman. Nama-nama seperti Irfan Fandi, Ikhsan Fandi, Hariss Harun, Song Ui-young, serta bek muda Lionel Tan tetap menjadi pilar utama.
Pada putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi, Singapura tergabung di Grup D yang tergolong berat. Mereka harus bersaing dengan Tajikistan serta dua negara tangguh langganan Piala Dunia, yaitu Australia dan Irak.
"Fokus kami tidak berubah, kembali pada persiapan yang baik, memaksimalkan setiap kesempatan antara sekarang dan turnamen, memastikan kami tiba di Piala Asia dalam versi terbaik dari diri kami sendiri," jelas pelatih berusia 35 tahun.
Membangun Momentum Lewat Setiap Sesi Latihan
Menjelang rangkaian pertandingan berat ini, Gavin Lee terus menekankan pentingnya menjaga konsistensi dan standar permainan di dalam internal skuad.
"Ini adalah pertandingan persiapan penting bagi kami melawan dua lawan yang akan memberikan tantangan yang berbeda," jelas Lee.
"Mongolia dan China akan menguji kami dengan cara yang berbeda, dan itu berharga bagi tim saat kami terus membangun menuju target jangka panjang kami untuk berkompetisi di Piala Asia."
"Pada saat yang sama, kami juga memiliki Kejuaraan Piala AFF, jadi setiap pemusatan latihan dan setiap pertandingan adalah kesempatan bagi kami untuk terus meningkatkan diri sebagai sebuah tim," tandasnya.
Tidak hanya Singapura yang mematangkan tim pada Juni nanti, Timnas Indonesia juga menyusun agenda uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni 2026 dan Mozambik pada 9 Juni 2026.