Ular Derik Gigit Warga California Hingga Tewas di Redwood Valley

Seorang wanita lansia meninggal dunia setelah digigit ular derik tiga kali di Redwood Valley, California, menambah daftar korban jiwa dalam pekan terakhir.

Seorang wanita berusia 78 tahun meninggal dunia pada 6 April 2026 setelah mendapatkan tiga gigitan ular berbisa saat sedang berjalan di kawasan pedesaan Redwood Valley, California. Insiden yang terjadi pada 4 April tersebut menandai kematian ketiga akibat gigitan ular di negara bagian itu dalam beberapa pekan terakhir.

Kantor Sheriff Mendocino County melaporkan bahwa korban sempat dilarikan ke rumah sakit oleh pihak keluarga tak lama setelah kejadian. Namun, kondisi kesehatan korban terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dua hari pasca-serangan, sebagaimana dilansir dari Detik iNET.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa penyebab kematian adalah envenomasi atau keracunan akibat racun ular yang disertai komplikasi darah. Tim medis meyakini spesies yang menyerang korban adalah ular derik, satu-satunya jenis ular berbisa asli California.

Kematian ini menyusul dua insiden fatal lainnya yang terjadi sepanjang Maret 2026. Seorang wanita berusia 46 tahun tewas saat mendaki di Wildwood Park, Ventura County, sementara seorang pria berusia 25 tahun meninggal saat bersepeda gunung di Orange County.

Lonjakan kasus ini dikonfirmasi oleh California Poison Control System yang dikelola University of California San Francisco. Lembaga tersebut mencatat adanya kenaikan panggilan konsultasi yang tidak terduga pada awal tahun ini dibandingkan periode sebelumnya.

"Dari Januari hingga akhir Maret, kami menerima panggilan untuk berkonsultasi pada sekitar 70 kasus, yang merupakan angka yang tidak biasa untuk periode ini dalam setahun," kata seorang juru bicara California Poison Control System.

Secara tahunan, lembaga tersebut biasanya menangani 300 hingga 350 kasus gigitan ular derik di seluruh wilayah California. Mayoritas serangan umumnya baru mulai marak terjadi pada puncak musim semi dan musim panas antara April hingga Agustus.

Para ahli menilai cuaca ekstrem menjadi pemicu utama ular-ular tersebut keluar dari sarang musim dingin lebih awal. Wilayah California baru-baru ini dilanda kombinasi hujan lebat dan suhu tinggi yang tidak sesuai dengan siklus musiman biasanya.

Data nasional menunjukkan sekitar 8.000 orang terkena gigitan ular berbisa setiap tahun di Amerika Serikat dengan rata-rata lima kematian per tahun. Meskipun fatalitas rendah, sekitar 44 persen korban dilaporkan menderita cedera permanen seperti kehilangan fungsi jari tangan.

Recommended