Veda Ega Pratama Gagal Finis di Moto3 Amerika Serikat 2026

Veda Ega Pratama gagal finis akibat kecelakaan di Moto3 Amerika Serikat 2026, namun tetap menorehkan statistik impresif di sirkuit COTA.

Tren positif pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, pada ajang Moto3 2026 terhenti dalam seri ketiga yang berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat.

Seperti dikutip dari Bola, pembalap Honda Team Asia tersebut gagal menyelesaikan balapan akibat mengalami kecelakaan pada lap kelima saat sedang bersaing ketat di barisan lima besar.

Sebelumnya, pembalap binaan PT Astra Honda Motor ini tampil impresif dengan finis kelima pada seri pembuka di Buriram, Thailand, serta merebut podium ketiga di Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna, Brasil.

Meskipun tidak berhasil menyentuh garis finis di Amerika Serikat, data statistik menunjukkan bahwa Veda Ega Pratama tampil sangat kompetitif.

Pembalap asal Indonesia ini mencatatkan waktu putaran terbaik atau fastest lap 2 menit 13,844 detik, yang menempatkannya di urutan keempat terbaik dalam balapan di COTA.

Selain itu, Veda Ega Pratama juga mencatatkan kecepatan tertinggi atau top speed mencapai 237,5 km/jam, setara dengan catatan milik Eddie O'Shea, Brian Uriarte, dan Joel Kelso di posisi lima besar.

Bertahan sebagai Rookie Terbaik

Walaupun tidak mendapatkan tambahan poin dari seri Amerika Serikat, Veda Ega Pratama masih menduduki posisi ketujuh dalam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 27 poin.

Posisi tersebut membuat dirinya tetap bertahan sebagai rookie terbaik atau pembalap pendatang baru dengan peringkat tertinggi sejauh ini.

Peringkat rookie terbaik kedua ditempati oleh juara Red Bull Rookies Cup 2025, Brian Uriarte, di posisi kesembilan dengan 23 poin, diikuti Rico Salmela di urutan kesepuluh dengan 20 poin.

Setelah merampungkan balapan di Amerika Serikat, para pembalap Moto3 akan menjalani masa jeda yang cukup panjang sebelum kembali bersaing di Sirkuit Jerez, Spanyol pada akhir bulan April.

Recommended