Pembalap muda kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, akan kembali berkompetisi di seri keempat ajang Moto3 Spanyol 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Sirkuit Jerez pada akhir April. Kehadirannya ini menandai momen penting setelah Veda sempat mengalami kecelakaan dalam balapan Moto3 Amerika Serikat di COTA, Austin, Texas beberapa waktu lalu.
Sebelum insiden tersebut, Veda Ega Pratama menunjukkan performa menjanjikan dengan mencatat waktu putaran tercepat dan bersaing ketat untuk finis di posisi lima besar. COTA sendiri merupakan sirkuit baru bagi sang pembalap debutan di musim Moto3 2026. Situasi ini berbeda dengan Sirkuit Jerez yang sudah sangat dikenalnya.
Kondisi Veda Ega Pratama dipastikan aman pasca-kecelakaan di COTA. Ayahnya, Sudarmono, mengungkapkan bahwa insiden tersebut disebabkan oleh penggunaan gas yang terlalu agresif. Meski demikian, mental Veda tetap kuat dan kini ia berfokus untuk bangkit di seri Jerez, dengan target finis di posisi 10 besar, demikian dilansir dari Bola.
Veda Ega Pratama memiliki kenangan manis di Jerez, di mana ia pernah meraih podium ketiga pada Race 1 Red Bull Rookies Cup 2025. Salah satu kunci suksesnya saat itu adalah start yang sangat baik. Ia berhasil melesat dari posisi ke-15 menuju urutan ketiga pada lap pertama balapan tersebut.
“Ya, itu luar biasa bagi saya, saya tidak bisa menjelaskan bagaimana saya melakukannya, saya hanya mencoba menyalip semua orang, satu per satu," ujar Veda Ega Pratama kala itu, mengomentari manuver impresifnya di lap pembuka Race 1 Jerez.
Persaingan Kembali dengan Rival Lama
Pada balapan Red Bull Rookies Cup di Jerez tahun lalu, Veda Ega Pratama bersaing ketat dengan Hakim Danish dan Brian Uriarte untuk memperebutkan kemenangan. Anak dari pembalap nasional Sudarmono itu harus puas finis di posisi ketiga, terpaut 3,227 detik dari Uriarte, pembalap tuan rumah yang berhasil finis pertama.
Pencapaian podium ketiga tersebut disambut suka cita oleh Veda Ega Pratama karena merupakan podium pertamanya di Red Bull Rookies Cup 2025. Seperti diketahui, Veda akhirnya menjadi runner-up Red Bull Rookies musim lalu, yang kemudian memberinya "Golden Ticket" untuk berkompetisi di Moto3 2026.