Apresiasi untuk skuad Maung Bandung yang telah berjuang sepanjang musim 2025/2026 diberikan oleh suporter dalam berbagai bentuk. Seperti dilansir dari Bola, kelompok suporter Viking Persib Club (VPC) memastikan dukungan mereka tidak hanya terbatas lewat nyanyian dan yel-yel penyemangat di atas tribune.
Ketua Umum Viking Persib Club, Tobias Ginanjar, mengumumkan bahwa pihaknya kini tengah bergerak menggalang dana. Gerakan ini dilakukan sebagai wujud penghargaan nyata kepada para pemain Persib Bandung.
Proses pengumpulan dana tersebut dilakukan dengan cara menjajakan bendera khusus di area tribune stadion. Penjualan ini berlangsung bertepatan saat pertandingan kandang Persib berjalan.
Tobias Ginanjar mengimbau dan mengajak seluruh elemen Bobotoh yang hadir di stadion untuk ikut serta berpartisipasi aktif. Caranya adalah dengan membeli bendera yang disediakan oleh pihak panitia VPC.
"Kami lagi galang dana, lewat jualan bendera. Jad, di tribune stadion kalau ada yang jual bendera, dibeli. Itu semuanya akan diberikan untuk tim Persib," jelas Tobias Ginanjar.
Penggalangan dana melalui atribut suporter ini disadari mungkin tidak akan mengumpulkan nominal yang sangat besar. Kendati demikian, Tobias Ginanjar menekankan bahwa esensi utama dari gerakan ini adalah nilai simbolisnya.
Aksi ini merepresentasikan rasa bangga serta hormat dari para pendukung atas kerja keras tim. Persib Bandung dinilai telah memperlihatkan performa maksimal di sepanjang kompetisi musim ini.
"Mungkin jumlahnya tidak besar, tapi itu sebagai bentuk apresiasi kami terhadap pemain yang sudah berjuang luar biasa. Keren banget semuanya," ucap Tobias.
Di samping itu, Tobias Ginanjar juga mengeluarkan imbauan penting terkait atmosfer di kalangan suporter. Ia mengingatkan para Bobotoh untuk tetap menjaga kondusivitas dan mengendalikan euforia perayaan.
Sikap tenang dan sabar sangat diperlukan mengingat kepastian gelar juara secara matematis masih harus dituntaskan. Dukungan positif yang konstan menjadi hal utama yang dibutuhkan tim saat ini.
"Buat Bobotoh, bersabar, kita belum memastikan gelar juara, jadi tetap doakan, tetap support selalu Persib. Tapi, kami yakin mudah-mudahan Persib bisa," lanjutnya.
Imbauan Ketertiban Stadion
Masalah keamanan dan ketertiban di dalam area stadion juga menjadi perhatian serius dari manajemen VPC. Pria yang akrab disapa Tobi ini meminta komitmen bersama dari seluruh Bobotoh demi kenyamanan semua pihak.
Larangan keras merayakan euforia secara berlebihan disampaikan demi mengantisipasi sanksi dan menjaga nama baik klub. Suporter dilarang menyalakan suar atau flare serta dilarang melakukan aksi masuk ke dalam lapangan.
Langkah ini bertujuan agar para pemain memiliki ruang yang aman untuk merayakan momentum keberhasilan bersama keluarga mereka. Pihak suporter diharapkan tetap berada di tribune hingga seluruh rangkaian laga selesai.
"Tetap jaga ketertiban. No flare, no pitch invasion. Kita rayakan bersama, kasih ruang pemain untuk selebrasi di lapangan bersama keluarganya, bersama semuanya," harao Tobias.
"Kita saksikan di tribune, kita berikan yang terbaik di tribune," lanjut Tobias.
Koreografi dan Tifo Spesial
Viking Persib Club juga sudah merancang kejutan visual untuk memberikan suntikan motivasi tambahan. Sebuah aksi koreografi serta pembentangan tifo spesial sedang dipersiapkan secara matang menjelang laga.
Rencana aksi kreatif di tribune ini diharapkan dapat berjalan lancar tanpa kendala teknis. Kehadiran tifo tersebut didedikasikan untuk mendongkrak semangat tanding Adam Alis dan rekan-rekan setimnya.
"Koreografi Insyaallah ada. Kami persiapkan. Doakan lancar, semuanya aman, dan mudah-mudahan jadi motivasi buat pemain," ungkap Tobias.
Persib Bandung dijadwalkan akan melakoni pertandingan pamungkas mereka dalam kompetisi BRI Super League. Laga krusial ini mempertemukan Maung Bandung dengan Persijap Jepara di Stadion GBLA, Kota Bandung.
Pertandingan ini memegang peranan yang sangat vital bagi sejarah klub. Hasil akhir dari laga melawan Persijap Jepara akan menjadi penentu ambisi Persib Bandung dalam mengunci gelar juara untuk ketiga kalinya secara beruntun.