Aldi Satya Mahendra Berpeluang ke World Superbike atau Moto2

Manajer Motorsport Yamaha Indonesia, Wahyu Rusmayadi, menyatakan bahwa Aldi Satya Mahendra berpotensi berkiprah di World Superbike atau Moto2.

Masa depan Aldi Satya Mahendra di dunia balap motor menjadi perbincangan menarik. Wahyu Rusmayadi, Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), memberikan komentar bahwa sang pembalap berpotensi untuk naik kelas ke World Superbike atau Kejuaraan Dunia Moto2.

Kemungkinan Aldi Satya Mahendra berlaga di World Superbike bukanlah hal yang mustahil. Yamaha Indonesia memiliki jenjang balap yang terstruktur di ajang balap motor produksi massal.

Setelah menjuarai World Supersport 300 pada tahun 2024, Aldi Satya Mahendra naik ke World Supersport dengan memacu Yamaha YZF-R9. Terbaru, ia meraih podium kedua pada Race 2 di seri pertama World Supersport Australia. Peluang ke World Superbike terbuka lebar pada tahun 2027 jika ia mampu tampil konsisten sepanjang musim World Supersport 2026.

Lalu, bagaimana dengan kans hijrah ke Moto2, ajang balap motor prototipe yang berbeda dari fokus Yamaha Indonesia pada produksi massal? Jawabannya terletak pada program Blu Cru. Aldi Satya Mahendra adalah salah satu pembalap yang berada di bawah naungan program balap Yamaha Motor Company, perusahaan induk Yamaha Indonesia.

Blu Cru sendiri memiliki tim di kelas Moto2 yang berkolaborasi dengan tim berpengalaman Pramac. Pramac, yang mengantarkan Jorge Martin menjadi juara dunia MotoGP 2024, menurunkan duo pembalap Spanyol, Alberto Ferrandez dan Izan Guevara, di Moto2 2026.

Kolaborasi Blu Cru Pramac Yamaha Moto2 dimulai pada tahun 2025. Izan Guevara menempati urutan kesebelas klasemen dengan satu kemenangan di seri terakhir Valencia.

Kesimpulannya, Aldi Satya Mahendra memiliki peluang yang sama untuk naik ke World Superbike atau hijrah ke Moto2. Sekarang, yang terpenting adalah bagaimana adik dari Galang Hendra ini dapat menunjukkan performa yang konsisten bersama tim AS Blu Cru Racing Team di ajang World Supersport.

Aldi Satya Mahendra mengaku semakin termotivasi. Pembalap asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ini berambisi untuk meraih prestasi gemilang lainnya di tahun 2026.

"Musim World Supersport 2026 baru berlangsung, dan hasil podium 2 di seri pertama Australia memberikan spirit luar biasa buat menjalani kompetisi. Saya sangat termotivasi untuk mengulang kembali podium bahkan jadi juara race," kata Aldi.

"Kepercayaan diri saya bertambah karena mampu unggul dalam pertarungan dengan pembalap-pembalap yang lebih berpengalaman."

"Membalap dengan mental rider dunia juga membantu saya bersaing, mengeluarkan skill terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia," tandas Aldi.

Keberadaan Aldi Satya Mahendra di World Supersport, Mario Suryo Aji di Moto2, serta Veda Ega Pratama di Moto3 mengindikasikan potensi besar pembalap muda Indonesia. Harapan untuk melihat pembalap Indonesia berlaga di MotoGP atau World Superbike tampaknya hanya tinggal menunggu waktu.

Recommended