Alexandria Ocasio-Cortez Desak Israel Mandiri Danai Iron Dome

Anggota DPR AS Alexandria Ocasio-Cortez menyuarakan penolakan bantuan pertahanan ke Israel, mendesak Israel mendanai sendiri sistem Iron Dome.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat, Alexandria Ocasio-Cortez, menyuarakan pandangannya bahwa Israel seharusnya mampu membiayai sistem pertahanan Iron Dome secara mandiri tanpa dukungan dari Washington. Pernyataan ini menandai potensi perubahan sikap Ocasio-Cortez yang sebelumnya mendukung bantuan pertahanan untuk Israel, dan kini dikabarkan akan memberikan suara menolak.

Politisi progresif terkemuka di Kongres AS ini berpendapat bahwa pemerintah Israel memiliki kapasitas finansial untuk mendanai Iron Dome. Sistem ini telah terbukti vital dalam melindungi warga sipil dari serangan roket dan pengeboman, sebagaimana dikutip dari Detik iNET yang melansir CNN.

Ocasio-Cortez menegaskan penolakannya terhadap pengiriman lebih banyak dana pembayar pajak AS dan bantuan militer. Menurutnya, pemerintah Israel secara konsisten mengabaikan hukum internasional dan hukum AS. Hal ini menjadi dasar penolakan bantuannya.

"Pemerintah Israel sangat mampu mendanai sistem Iron Dome, yang terbukti sangat penting untuk menjaga keselamatan warga sipil tak berdosa dari serangan roket dan pengeboman," ujar Ocasio-Cortez.

Ia juga menyoroti persetujuan anggaran pertahanan Israel sebesar $45 miliar oleh sekutu Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Knesset. Dengan angka tersebut, Ocasio-Cortez meyakini bahwa pendanaan Iron Dome dan sistem pertahanan lainnya sepenuhnya berada dalam kemampuan Israel.

Iron Dome, yang diimplementasikan sejak tahun 2011, awalnya dikembangkan secara mandiri oleh perusahaan Israel Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries. Namun, sejak tahun 2022, Amerika Serikat mulai terlibat dalam pendanaan dan berbagi teknologi, dengan sebagian komponen Iron Dome kini diproduksi di AS.

Kementerian Pertahanan Israel mengklaim tingkat keberhasilan sistem ini mencapai 90%. Iron Dome dirancang khusus untuk menangkal roket jarak pendek dan kini juga menjadi andalan untuk menghalau rudal Iran, melengkapi sistem pertahanan lain seperti Arrow dan David's Sling.

Menurut Jean-Loup Samaan, peneliti dari Middle East Institute di National University of Singapore, "Senjata ini unik karena merupakan sistem termaju untuk menghadapi ancaman itu (roket jarak pendek)."

Keterbatasan Iron Dome

Meskipun efisien, Iron Dome memiliki keterbatasan, terutama dalam menghadapi rudal jarak jauh. "Terkadang orang pikir Iron Dome bisa mendeteksi dan menangkis apapun, tapi ia didesain untuk senjata tidak canggih seperti roket," jelas Samaan.

Samaan menambahkan bahwa Iron Dome tidak dapat mencegat rudal balistik yang datang dari Iran. Tugas ini diemban oleh sistem pertahanan Israel lainnya, seperti David's Sling dan Arrow, yang dirancang untuk ancaman yang lebih canggih.

Recommended