Gelandang Arsenal, Declan Rice, membela mentalitas timnya di tengah hasil kurang memuaskan. Ia mengakui hasil imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers sangat mengecewakan.
Arsenal sempat unggul 2-0 sebelum akhirnya Tom Edozie mencetak gol penyeimbang untuk Wolverhampton di masa tambahan waktu. Hasil ini membuat selisih poin dengan Man City di klasemen sementara terpangkas.
Menurut Declan Rice, kebobolan gol pertama membuat timnya kehilangan fokus. "Kami berhenti melakukan hal-hal dasar, dalam sepak bola situasinya bisa berubah dua arah dan kami akhirnya masuk ke dalam permainan yang mereka inginkan," ujarnya kepada Sky Sports.
Meskipun demikian, Rice menegaskan mentalitas tim asuhan Mikel Arteta tetap solid. "Sejak saya datang hingga sekarang, saya melihat perbedaan besar setelah pertandingan dan dalam mentalitas pemain. Jika ada yang tidak benar, itu dibicarakan, diungkapkan, dan mengeluarkan unek-unek yang dirasa bisa membantu situasi," katanya.
Arsenal kini bersiap menghadapi derby London utara melawan Tottenham Hotspur. Selain itu, mereka juga masih berjuang di Carabao Cup, Liga Champions, dan Piala FA.
Rice menegaskan keyakinan timnya tetap kuat di tengah tekanan untuk meraih gelar. "Kami berada di perjalanan kami sendiri dan kami sepenuhnya percaya satu sama lain," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa timnya harus siap menghadapi tantangan apapun untuk meraih gelar Premier League pertama sejak 2004. "Gelar itu tidak akan diberikan begitu saja kepada kami, dan kami harus pergi dan memenanginya, kami harus pantas mendapatkannya, dan kami harus siap menghadapi apa pun yang dilemparkan kepada kami," tegasnya.