Dunia olahraga tak hanya menyajikan pertandingan, namun juga menjadi lahan bisnis bagi para atlet. Beberapa cabang olahraga menghasilkan cuan yang sangat besar.
Tim Foresight Sports mencoba mengalkulasi atlet mana yang mendapatkan bayaran tertinggi per jam. Berikut daftarnya:
Tinju menempati urutan pertama sebagai olahraga dengan bayaran tertinggi per jam pertandingan. Petarung papan atas umumnya hanya naik ring dua kali setahun. Setiap pertandingan berlangsung sekitar 36 menit dalam 12 ronde.
Atlet tinju bisa menghasilkan $16.666.666,67 (Rp282,9 miliar) setiap 60 menit.
Menurut juru bicara Foresight Sports, atlet individual seperti tinju dapat mengenakan biaya lebih tinggi per pertandingan karena kelangkaan mendorong permintaan.
"Anda tidak dapat menonton petinju favorit Anda setiap minggu seperti Anda dapat menonton LeBron," ujarnya.
2. American Football
American Football dikenal dengan kemegahan dan spektakulernya, terutama saat Super Bowl. NFL adalah kompetisi yang sangat menghibur dengan biaya penyelenggaraan yang besar.
Gaji rata-rata pemain NFL adalah $2.700.000 (Rp45,8 miliar). Bola hanya dimainkan selama sekitar 18 menit per pertandingan (total 5 jam dalam satu musim). Para pemain mengumpulkan $529.411,76 (Rp8,9 miliar) per jam.
3. MMA / UFC
Gaji rata-rata petarung UFC adalah $250.000 (Rp4,24 miliar), lebih sedikit dibandingkan MotoGP. Namun, petarung MMA profesional rata-rata bertanding 3 kali per tahun (15 menit per laga non-gelar).
Dengan demikian, mereka menghasilkan $333.333,33 (Rp5,6 miliar) per jam. Atlet seperti Conor McGregor, Khabib Nurmagomedov, dan Jon Jones telah menghasilkan jutaan dolar dari olahraga ini.
4. MotoGP
MotoGP setara dengan MMA/UFC dalam hal bayaran per jam. Atlet MotoGP menghasilkan $333.333,33 (Rp5,6 miliar) per jam. Para pembalap berpartisipasi dalam 20 balapan per musim (45 menit per balapan).
Artinya, ada 15 jam waktu kompetisi dengan gaji rata-rata $5.000.000.
Pada tahun 2025, Fabio Quartararo menjadi pembalap dengan gaji MotoGP terbesar, yaitu $13 juta per tahun di Yamaha. Marc Marquez menghasilkan $9,7 juta dengan Ducati, dan Francesco Bagnaia (Ducati) mendapatkan $7,6 juta.
5. Sepak Bola (Premier League)
Liga Inggris jauh lebih unggul daripada Liga Pro Saudi dalam hal kualitas sepak bola, namun perbedaannya tipis dalam hal gaji rata-rata.
Gaji mingguan Erling Haaland di Manchester City adalah £525.000 (Rp8,91 miliar), yang menempatkannya di urutan keenam di Saudi. Gaji tahunan rata-rata di Inggris adalah $4.100.000 (Rp69,6 miliar).
Pemain dapat menghasilkan $113.573,41 (Rp1,92 miliar) per 60 menit bermain di liga utama Inggris.
Menurut penelitian, Liga Inggris dan Liga Pro Saudi adalah liga dengan bayaran tertinggi di sepak bola dunia.