Bernardo Silva Kritik Wasit Usai Man City Ditahan Nottingham

Bernardo Silva mengeluhkan keputusan wasit yang merugikan Man City saat ditahan imbang Nottingham Forest 2-2.

Manchester City kehilangan poin penting dalam perburuan gelar setelah bermain imbang 2-2 melawan Nottingham Forest di Etihad Stadium, Kamis (5-3-2026) dini hari WIB. Bernardo Silva, kapten Man City, mengkritik keputusan wasit yang dianggap merugikan timnya.

Hasil imbang ini cukup mengejutkan mengingat Nottingham Forest sedang berjuang menghindari degradasi. Man City sendiri dinilai tampil di bawah performa terbaiknya.

Pada babak kedua, Man City mengajukan dua protes penalti setelah Erling Haaland dan Rodri terjatuh di kotak penalti. Namun, wasit Darren England tidak memberikan penalti dalam kedua insiden tersebut.

Bernardo Silva mengungkapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit dalam wawancara dengan Manchester Evening News. Ia merasa timnya sudah terbiasa dengan keputusan 50-50 yang selalu merugikan mereka musim ini.

"Kami cukup terbiasa dengan situasi seperti ini musim ini karena semua keputusan 50-50 selalu merugikan kami," katanya.

Silva menyoroti insiden yang melibatkan Erling Haaland dengan kiper Nottingham Forest, Sels, yang menurutnya seharusnya menjadi penalti.

"Saya baru saja melihat kembali, misalnya, insiden Erling (dengan Sels) dan menurut saya itu penalti. Mungkin ada yang punya pendapat berbeda. Apa yang bisa dilakukan Erling?" ujarnya.

Ia menambahkan bahwa timnya tidak bisa mengendalikan keputusan wasit dan hanya bisa fokus pada peningkatan performa.

"Seperti yang saya katakan, kami sudah terbiasa. Kami tahu bagaimana ini bekerja. Bagi kami, tugas kami hanya menjadi lebih baik karena hal-hal seperti ini tidak bisa kami kendalikan. Yang bisa kami kendalikan adalah performa kami sendiri dan itu yang harus kami fokuskan," ucapnya.

Kritikan Penggemar di Media Sosial

Pernyataan Silva memicu kritik dari sejumlah penggemar di media sosial. Beberapa penggemar menilai Silva dan pemain Man City terlalu sering menyalahkan wasit ketika gagal meraih poin penuh.

Salah satu komentar pedas datang dari seorang penggemar yang menulis, "Dia terbiasa semua keputusan 100/100 berpihak pada mereka. Mentalitas merasa berhak."

Penggemar lain menambahkan, "Kehilangan kendali yang luar biasa dengan menyalahkan wasit. 115 FC berulah lagi."

Komentar lain berbunyi, "City kehilangan poin = sesi mengeluh Bernardo. Tidak mau bertanggung jawab sama sekali dan menyalahkan apa pun yang bisa dia pikirkan. Selalu begitu setiap kali."

Seorang pendukung lainnya menulis singkat, "Selalu saja menangis."

Ada pula yang menilai para pemain Man City terlalu kesal setelah kehilangan poin.

"Mereka sangat kesal setelah kehilangan poin. Rodri secara terbuka menyerang wasit terakhir kali mereka kehilangan poin di kandang dan lolos begitu saja, dan sekarang Silva juga mulai menyindir hal yang sama. Mereka sudah mendapat begitu banyak keputusan penting yang menentukan gelar selama bertahun-tahun, seharusnya mereka diam saja."

Matheus Nunes Juga Dikritik

Selain kontroversi keputusan wasit, performa Matheus Nunes juga menjadi sorotan. Ia dinilai kesulitan saat dimainkan sebagai bek kanan.

Pemain Timnas Portugal itu kesulitan baik dalam menyerang maupun bertahan. Dari delapan umpan silang yang ia lepaskan, tidak satu pun yang mencapai sasaran. Ia juga kalah dalam enam dari total 12 duel yang dijalani sepanjang pertandingan.

Musim ini, Nunes memang menjadi pilihan utama Pep Guardiola di posisi bek kanan. Meski begitu, Man City diperkirakan akan mencari solusi baru di posisi tersebut setelah musim berakhir.

Dalam beberapa hari terakhir, klub yang telah menjuarai Premier League sebanyak 10 kali itu kembali dikaitkan dengan kemungkinan merekrut bek Newcastle United, Tino Livramento.

Spekulasi tersebut muncul di tengah negosiasi kontrak Livramento di St James' Park yang disebut mengalami kebuntuan.

Recommended