Borneo FC Tempel Ketat Persib Bandung di Papan Atas BRI Super League

Borneo FC terus memberikan tekanan kepada Persib Bandung dalam persaingan juara BRI Super League 2025/2026 setelah mengoleksi 76 poin.

Persaingan menuju takhta juara BRI Super League 2025/2026 berlangsung sengit dengan Borneo FC yang terus menempel ketat Persib Bandung. Seperti diberitakan oleh Bola, tim berjulukan Pesut Etam kini menempati peringkat kedua klasemen sementara setelah mengumpulkan 76 poin dari 33 pertandingan.

Persib Bandung memang berada di ambang juara kompetisi musim ini, namun konsistensi Borneo FC di papan atas menjadi ancaman nyata. Mariano Peralta dan rekan-rekannya menunjukkan performa stabil sejak awal musim bergulir.

Klub asal Samarinda ini sempat mencatatkan 11 kemenangan beruntun di awal musim, yang menjadi rekor kemenangan beruntun terpanjang sepanjang sejarah kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Selain itu, Borneo FC juga berhasil menguasai posisi puncak klasemen selama 12 pekan.

Apresiasi besar layak diberikan kepada Fabio Lefundes selaku juru taktik yang berhasil meramu komposisi pemain Borneo FC. Pelatih asal Brasil berusia 53 tahun tersebut sudah tidak asing dengan atmosfer sepak bola Indonesia.

Sebelum menangani Borneo FC, pelatih asal Rio de Janeiro ini pernah menakhodai Madura United pada periode November 2021 hingga Maret 2023 dengan catatan 21 kemenangan, 13 imbang, dan 19 kekalahan dari 53 laga. Setelah itu, ia melatih Persita Tangerang pada musim 2024/2025 dan mempersembahkan 12 kemenangan serta enam hasil imbang untuk membawa tim bertahan di Liga 1.

Keputusannya menerima pinangan Borneo FC musim ini membuahkan hasil positif melalui penerapan strategi jitu yang mengubah karakter tim menjadi sangat ofensif. Di bawah arahannya, Pesut Etam berhasil meraih 24 kemenangan, empat kali imbang, dan hanya menelan lima kekalahan.

Statistik Ofensif dan Komposisi Pemain Pesut Etam

Borneo FC menjelma menjadi tim yang sangat superior dan produktif dengan torehan 67 gol dan hanya kemasukan 30 kali. Jumlah gol tersebut menempatkan mereka sebagai tim paling subur musim ini bersama Malut United.

Meskipun gemar menerapkan formasi dasar 4-3-3 defending, gaya bermain yang diusung tetap mengutamakan sepak bola menyerang hingga menghasilkan surplus 37 gol. Borneo FC mencatatkan rata-rata 2,03 gol per pertandingan, angka tertinggi dibandingkan kontestan lain di kompetisi.

Kiprah impresif ini didukung oleh kedalaman skuad yang berkualitas, di mana Mariano Peralta tampil menonjol lewat kontribusi 18 gol dan 13 assist. Kemudahan dalam membentuk karakter tim juga ditopang legiun asing seperti Juan Felipe Villa, Caxumbu, Koldo Obieta, dan Joel Vinicius, serta pilar lokal seperti Nadeo Argawinata, Alfharezzi Buffon, Rivaldo Pakpahan, dan Muhammad Sihran.

Recommended