Chelsea Resmi Tunjuk Xabi Alonso dan Sempat Hubungi Frank Lampard

Chelsea resmi mengangkat Xabi Alonso sebagai manajer baru setelah sempat berdiskusi dengan Frank Lampard dan Andoni Iraola.

Chelsea mengumumkan penunjukan Xabi Alonso sebagai manajer baru mereka untuk memimpin proyek jangka panjang klub. Seperti dilansir dari Bola, manajemen klub sempat melakukan pembicaraan dengan Frank Lampard sebelum akhirnya meresmikan Alonso.

Mantan arsitek Bayer Leverkusen dan Real Madrid tersebut diplot sebagai suksesor Liam Rosenior. Keputusan ini diambil manajemen Chelsea setelah tim mengalami kekalahan dari Manchester City di partai final Piala FA.

Frank Lampard sebenarnya sempat masuk dalam daftar kandidat kuat untuk kembali ke Stamford Bridge. Reputasinya kembali terangkat setelah berhasil membawa Coventry City menjuarai Championship sekaligus mengamankan tiket promosi ke Premier League.

Selain Lampard, manajemen Chelsea juga dilaporkan sempat mengadakan diskusi dengan juru taktik Bournemouth, Andoni Iraola. Namun, Alonso akhirnya terpilih karena dinilai memiliki pengalaman matang, kualitas taktik mumpuni, serta reputasi besar di Eropa.

Chelsea memberikan peran yang lebih luas kepada Alonso di Stamford Bridge. Pria asal Spanyol tersebut akan bertindak sebagai manajer yang memiliki kewenangan penuh dalam kebijakan transfer pemain, bukan sekadar bertugas sebagai head coach.

Menanggapi rumor yang beredar, Frank Lampard menegaskan komitmennya untuk tetap fokus bersama klubnya saat ini. Ia menyatakan bahwa Chelsea akan selalu memiliki tempat khusus, namun saat ini hal itu bukan lagi menjadi urusannya.

"Chelsea adalah bagian besar dalam hidup saya, tetapi saat ini itu adalah urusan mereka. Urusan saya ada di sini," kata Frank Lampard.

Frank Lampard juga memahami besarnya tekanan yang harus dihadapi oleh seorang pelatih di klub raksasa, terutama ketika tim sedang melewati masa-masa sulit.

Meskipun pernah sukses membawa Chelsea finis di posisi empat besar, periode kedua Lampard di Stamford Bridge pada tahun 2023 berjalan kurang maksimal. Faktor tersebut membuat peluang kembalinya sang legenda ke London Barat dinilai sangat kecil.

Ketua Coventry City, Doug King, dilaporkan sama sekali tidak merasa khawatir akan kehilangan sang manajer. Posisi Lampard kini dinilai jauh lebih stabil dan menguntungkan jika tetap bertahan untuk menjaga performa Coventry City di kasta tertinggi Liga Inggris.

Recommended