Pelabuhan Salalah di Oman menjadi sasaran serangan drone yang mengakibatkan ledakan dan kebakaran pada fasilitas tangki bahan bakar. Insiden ini memicu respons cepat dari Badan Pertahanan Sipil Oman.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan asap tebal membubung tinggi setelah ledakan tersebut. Badan Pertahanan Sipil Oman menyatakan bahwa operasi pemadaman kebakaran mungkin memerlukan waktu.
Kantor Berita Negara Oman melaporkan bahwa serangan drone tidak akan mengganggu pasokan minyak dan turunannya di negara tersebut. Sebelumnya, TV negara Oman juga telah memberitakan serangan serupa pada tangki bahan bakar di pelabuhan.
Perusahaan keamanan maritim Inggris, Ambrey, mengonfirmasi bahwa fasilitas penyimpanan minyak yang diserang adalah milik mereka, namun menegaskan tidak ada kerusakan pada kapal dagang.
Maersk mengumumkan penghentian sementara semua operasi di Pelabuhan Salalah hingga pemberitahuan lebih lanjut. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan kepada Sultan Oman melalui telepon bahwa insiden ini akan diselidiki. Dalam percakapan tersebut, Sultan Oman menyampaikan ketidakpuasan dan kecaman atas serangan tersebut.