Francesco Bagnaia Sepakati Kontrak Empat Tahun Bersama Aprilia

Francesco Bagnaia dilaporkan sepakat meninggalkan Ducati untuk bergabung dengan Aprilia pada MotoGP 2027 lewat kontrak berdurasi empat tahun.

Pembalap MotoGP Francesco Bagnaia dilaporkan telah membulatkan tekad untuk meninggalkan tim Ducati dan menandatangani kontrak jangka panjang bersama Aprilia untuk musim balap MotoGP 2027.

Kabar mengenai kepindahan pembalap asal Italia tersebut dilansir dari Bola melalui laporan media Spanyol, AS. Aprilia mengikat juara dunia MotoGP dua kali itu dengan struktur kontrak berdurasi 2+2 musim.

Sistem kontrak ini membuat Bagnaia akan membela Aprilia hingga musim 2028 dengan opsi perpanjangan dua tahun sampai 2030. Langkah ini tergolong langka di MotoGP setelah Marc Marquez menjadi pembalap terakhir yang menandatangani kontrak empat tahun bersama Honda meski tidak menyelesaikannya.

Selain kepindahan dirinya, Bagnaia juga akan membawa kepala kru kepercayaannya, Cristian Gabarrini, ke tim baru tersebut. Gabarrini merupakan sosok penting di balik layar yang mendampingi karier Bagnaia sejak debut di Pramac pada 2019 dan membantu meraih dua gelar juara dunia di Ducati.

Gabarrini sendiri sempat mengalami periode sulit bersama Bagnaia pada musim 2025 akibat kendala keseimbangan pada motor GP25. Meski demikian, mantan pembalap Ducati Casey Stoner meyakini kerja sama keduanya akan mampu membalikkan keadaan pada musim 2025.

Stoner menilai bahwa Gabarrini merupakan sosok kunci bagi karier Bagnaia di lintasan balap.

"Sangat sulit untuk mengetahui secara pasti di mana masalahnya," kata Stoner.

Mantan juara dunia tersebut menambahkan bahwa situasi sulit di awal musim merupakan hal yang biasa bagi Bagnaia sebelum ia berhasil menemukan performa terbaiknya.

"Tetapi pada saat yang sama, ini bukan pertama kalinya kita melihat Pecco melakukan ini dan mungkin kesulitan di bagian awal musim dan menemukan performanya serta menemukan apa yang dibutuhkannya. Ia cukup teliti dalam segala hal yang dilakukannya," ujar Stoner.

Kehadiran rekan setim yang kuat seperti Marc Marquez dinilai Stoner akan memberikan pelajaran berharga untuk masa depan Bagnaia.

"Jadi, ketika Anda memiliki seseorang seperti Marc sebagai rekan satu tim, pada kenyataannya itu akan membantu Anda di masa depan karena – meskipun ini musim yang sulit baginya – Anda selalu belajar paling banyak di tahun-tahun terburuk dan momen-momen terburuk Anda," tutur Stoner.

Pengalaman berharga dari masa-masa sulit tersebut diprediksi akan membuat Bagnaia tampil jauh lebih kuat pada masa mendatang.

"Saya pikir menjelang akhir musim ini, atau mungkin bahkan untuk tahun depan, apa pun yang dia pelajari dari tahun ini dapat membuatnya jauh lebih kuat dan mungkin menjadi tantangan yang jauh lebih besar di masa depan," sebut Stoner.

Stoner optimistis duet Bagnaia dan Gabarrini memiliki kapasitas besar untuk segera mengatasi masalah teknis yang mereka hadapi.

"Kita tunggu saja. Pecco dan Cristian biasanya bekerja sangat, sangat baik dan mereka akan menemukan alasan dan mencoba menemukan apa yang mereka cari. Dan jika dia mendapatkan kembali perasaan itu, segalanya bisa berbalik dengan cepat," lanjut Stoner.

Recommended