Joao Cancelo Kembali Ungkap Kekecewaan pada Perlakuan Pep Guardiola

Bek Barcelona, Joao Cancelo, kembali menyuarakan ketidakpuasannya terhadap pelatih Manchester City, Pep Guardiola, setelah konflik pada musim 2022/23.

Joao Cancelo, bek sayap yang kini membela Barcelona, baru-baru ini kembali meluapkan kekecewaannya terhadap perlakuan yang ia terima dari manajer Manchester City, Pep Guardiola. Situasi ini terjadi saat Cancelo masih berada dalam skuad tim asal Inggris tersebut.

Hubungan yang kurang harmonis antara Cancelo dan Guardiola memang sudah menjadi sorotan publik sejak pertengahan musim 2022/23. Perseteruan tersebut pada akhirnya mendorong sang pemain untuk meninggalkan Manchester City dan bergabung dengan Bayern Munchen sebagai pemain pinjaman.

Dalam wawancara yang dilansir dari Bola, Cancelo menceritakan bahwa konflik ini bermula setelah dirinya kembali dari tugas internasional di Piala Dunia 2022. Ia mengakui sempat terjadi adu argumen yang cukup intens dengan Guardiola, yang kemudian berimbas besar pada posisinya di dalam tim.

Menurut Cancelo, Guardiola secara langsung menyatakan rasa tidak puasnya terhadap performa sang pemain dalam sesi latihan. Bahkan, pelatih asal Spanyol itu mengisyaratkan bahwa Cancelo tidak lagi masuk dalam rencana timnya. Perlakuan ini menimbulkan perasaan tidak adil bagi Cancelo.

“Dia tidak menginginkan saya di sana lagi, jadi saya memutuskan untuk pergi ke Bayern dan saya tidak pernah menyesalinya sejak saat itu. Dia mengatakan kepada saya, ‘Saya tidak senang dengan Anda dalam latihan,’ dan bahwa dia tidak lagi memasukkan saya dalam rencananya,” ujar Cancelo.

“Saya pikir itu tidak adil, dan sampai sekarang pun saya masih berpikir begitu.”

Merasa tersisih, Cancelo kemudian memutuskan untuk mengambil langkah berani dengan pindah ke Bayern Munchen. Keputusan tersebut tidak pernah ia sesali, dan hingga kini ia masih meyakini bahwa situasi yang menimpanya di Manchester City adalah hal yang tidak pantas.

Pujian untuk Jose Mourinho

Saat ini, Cancelo sedang menjalani masa peminjaman di Barcelona, setelah sebelumnya menjadi bagian dari klub Arab Saudi, Al-Hilal. Di Spanyol, ia berupaya keras untuk mengembalikan performa terbaiknya dan menjadi elemen krusial dalam formasi skuad Blaugrana.

Menariknya, di tengah kritiknya yang tajam terhadap Guardiola, Cancelo justru memberikan apresiasi tinggi kepada pelatih asal Portugal, Jose Mourinho. Ia menyebut Mourinho sebagai figur penting dalam sejarah sepak bola Portugal, dengan catatan prestasi yang luar biasa di level klub.

Cancelo bahkan mengungkapkan keinginannya untuk suatu saat bisa dilatih oleh Mourinho. Ia menilai bahwa Mourinho memiliki kapasitas istimewa dalam mengantar tim-tim yang awalnya tidak diunggulkan meraih kesuksesan besar, termasuk saat menjuarai Liga Champions bersama Porto dan Inter Milan.

Pernyataan Cancelo ini kembali mengangkat cerita lama mengenai hubungannya yang belum membaik dengan Guardiola, sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan kariernya yang kini tengah berupaya bangkit bersama Barcelona.

Recommended