Tim-tim Liga Inggris mencatatkan hasil mengecewakan pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions 2025/2026. Keenam wakil Inggris di fase ini gagal meraih kemenangan.
Pada pertandingan yang berlangsung Rabu (11/3/2026) dini hari WIB, Liverpool menyerah 1-0 di kandang Galatasaray, Newcastle United bermain imbang 1-1 melawan Barcelona, dan Tottenham Hotspur dipermalukan Atletico Madrid 5-2.
Sementara itu, pada Kamis (12/3/2026) dini hari WIB, Manchester City kalah telak 0-3 dari Real Madrid, Arsenal ditahan imbang 1-1 oleh Bayer Leverkusen, dan Chelsea dibantai Paris Saint-Germain 2-5.
Kekalahan telak Manchester City dari Real Madrid memperpanjang catatan buruk klub-klub Premier League. Analis Match of the Day, Nedum Onuoha, berpendapat bahwa defisit gol yang harus dikejar City dan Chelsea terlalu besar.
“Meskipun peluang masih terbuka bagi semua tim Inggris, margin kesalahan mereka sekarang sangat kecil,” kata Nedum Onuoha kepada BBC Sport.
Terakhir kali semua tim Inggris gagal menang pada leg pertama babak 16 besar terjadi pada musim 2022/2023.
Tamparan bagi Dominasi Premier League
Hasil ini menjadi tamparan bagi klaim dominasi Premier League. Arsenal membutuhkan penalti menit akhir dari Kai Havertz untuk mengamankan hasil imbang melawan Bayer Leverkusen.
Kini, tim-tim Inggris membutuhkan penampilan gemilang di leg kedua. Lima dari enam tim memang bermain di kandang lawan pada leg pertama. Chelsea, Manchester City, dan Spurs harus mengejar defisit tiga gol, sementara Arsenal dan Liverpool dinilai memiliki peluang terbaik untuk lolos.
Penurunan yang Mengejutkan
Performa buruk ini menimbulkan pertanyaan apakah jadwal padat dan intensitas tinggi Premier League memengaruhi performa tim-tim Inggris di Liga Champions.
Mantan kiper timnas Inggris, Paul Robinson, menyampaikan kepada BBC Radio 5 Live, “Kami berbicara tentang dominasi tim-tim Inggris di Eropa. Tetapi di Liga Champions, tidak satu pun tim Inggris yang menang.”
Robinson menambahkan, Manchester City sebenarnya berada dalam posisi lebih baik dibanding Real Madrid. Namun, Real Madrid tampil sangat klinis, terlatih dengan baik, dan menghukum City lewat serangan balik.
Bagaimana Peluang Klub-klub Inggris?
Kini, keenam tim Inggris mendapatkan prediksi peluang lolos ke perempat final yang lebih rendah dari Opta, dibandingkan sebelum leg pertama babak 16 besar dimainkan.
Namun, analis Match of the Day, Stephen Warnock, menilai masih ada harapan bagi beberapa tim. "Saya pikir ini masih berada di tangan Liverpool dan Arsenal, jauh lebih besar dibanding tim lainnya,” kata Warnock kepada BBC Sport.
Warnock menambahkan, pertandingan Newcastle United masih seimbang. Defisit yang dihadapi tim-tim lain terlalu besar, karena lawan mereka kemungkinan besar akan mencetak gol lagi.
Reputasi Premier League mendapat pukulan telak di kompetisi Eropa. Kini tugas besar menanti tim-tim Inggris untuk memperbaiki keadaan pada leg kedua babak 16 besar UEFA Champions League.