Lille Lolos ke 16 Besar Liga Europa Usai Taklukkan Red Star

LOSC Lille memastikan tempat di babak 16 besar Liga Europa setelah mengalahkan Red Star Belgrade dengan agregat 2-1.

LOSC Lille berhasil mengamankan tempat di fase 16 besar Liga Europa setelah mengalahkan Red Star Belgrade dengan skor 2-0 (agregat 2-1). Kemenangan ini menjadi momentum kebangkitan Lille setelah sempat tertekan di leg pertama.

Pelatih Lille, Bruno Genesio, mengungkapkan bahwa timnya telah belajar banyak dari pertemuan sebelumnya. Perubahan taktik dan mentalitas menjadi kunci keberhasilan mereka membalikkan keadaan.

"Ada beberapa hal yang terjadi dalam pertandingan ini. Kami mampu memperbaiki semua yang tidak berjalan secara taktis pada leg pertama. Kami juga bermain jauh lebih agresif dan lebih berkomitmen dalam setiap duel. Itu yang membuat perbedaan," ujar Genesio.

Genesio juga menyoroti pentingnya gol cepat yang dicetak timnya. Menurutnya, gol tersebut memberikan kekuatan tambahan dan memungkinkan mereka untuk mendominasi babak pertama.

Meski sempat mengalami tekanan di babak kedua akibat penyesuaian yang dilakukan lawan, Lille mampu bertahan dan tetap tenang hingga akhir pertandingan.

Selain taktik, Genesio juga memberikan apresiasi kepada kiper lawan yang tampil gemilang di leg pertama. Ia juga menekankan pentingnya evaluasi mentalitas tim setelah laga pertama.

"Setelah leg pertama, kami memperlihatkan banyak gambar kepada para pemain tentang kurangnya komitmen yang kami tunjukkan, juga agresivitas yang ditampilkan Red Star. Kami benar-benar kalah dalam aspek itu. Sangat penting untuk mengubah mentalitas tersebut. Di kompetisi Eropa, itu hal yang mutlak," kata Genesio.

Dengan kemenangan ini, Lille membuktikan bahwa mereka mampu mengatasi keraguan dan siap menghadapi lawan berikutnya di babak 16 besar.

"Sebelum pertandingan, sedikit sekali orang yang membayangkan kami akan berada di undian berikutnya. Banyak yang sudah mengubur kami, bahkan mengatakan kami adalah aib bagi sepak bola Prancis. Jadi kami senang bisa berada di undian ini," pungkas Genesio.

Recommended