Liverpool mengalami kekalahan signifikan saat bertandang ke markas Paris Saint-Germain (PSG) dalam leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Parc des Princes pada Kamis (9/4/2026) dini hari WIB itu berakhir dengan skor 0-2 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Hasil buruk ini menjadi kekalahan ke-16 bagi skuad The Reds di seluruh kompetisi musim ini, sekaligus menambah catatan kelam mereka. Lebih ironis, seperti dilansir dari Bola, tim asuhan Arne Slot gagal menciptakan satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit pertandingan.
Sebelumnya dihajar Manchester City dengan empat gol tanpa balas di Piala FA, Arne Slot mencoba pendekatan pragmatis. Pelatih tersebut menerapkan formasi lima bek guna memperkuat lini pertahanan. Namun, strategi yang direncanakan itu buyar dengan cepat di awal laga.
Pada menit ke-11, Desire Doue berhasil melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola kemudian membentur Virgil van Dijk, sehingga mengubah arah secara ekstrem dan melambung melewati jangkauan kiper Giorgi Mamardashvili. Keunggulan 1-0 untuk PSG pun tercipta.
Dominasi PSG semakin terlihat saat Khvicha Kvaratskhelia menggandakan keunggulan. Memanfaatkan umpan terobosan cerdas dari Joao Neves yang membelah pertahanan Liverpool, bintang asal Georgia itu dengan tenang melewati Mamardashvili sebelum menceploskan bola ke gawang kosong.
Skor pertandingan bisa saja lebih mencolok apabila bukan karena ketangguhan Giorgi Mamardashvili. Penjaga gawang pengganti Alisson Becker tersebut melakukan sejumlah penyelamatan krusial. Ia berhasil menepis peluang emas dari rekan senegaranya, Kvaratskhelia, dan juga peluang jarak dekat Doue.
Keputusan VAR dan Misi Mustahil
Liverpool sebenarnya nyaris kebobolan lebih jauh ketika wasit menunjuk titik putih setelah Warren Zaire-Emery dijatuhkan oleh Ibrahima Konate. Namun, keberuntungan berpihak pada tim tamu, karena wasit membatalkan keputusan tersebut setelah meninjau monitor VAR di pinggir lapangan.
Konate kembali menjadi sorotan di masa injury time ketika ia diduga mendorong Nuno Mendes di area terlarang, namun wasit tidak memberikan respons. Selain itu, Ousmane Dembele berkali-kali menyia-nyiakan peluang emas, termasuk satu tembakan yang membentur tiang gawang setelah blunder Jeremie Frimpong.
Arne Slot sempat mencoba menambah daya gedor dengan memasukkan Alexander Isak yang baru pulih dari cedera panjang sejak Desember lalu. Akan tetapi, masuknya sang striker tidak cukup untuk mengubah keadaan.
Kini, Liverpool dihadapkan pada misi yang sangat berat saat harus menjamu sang juara bertahan di Anfield pada leg kedua. Dengan tanpa satu pun gol tandang dan performa yang masih jauh dari kata stabil, pertanyaan muncul: mampukah keajaiban Anfield kembali terulang atau ini akan menjadi akhir perjalanan The Reds di kompetisi Eropa musim ini?
Susunan Pemain
PSG: Donnarumma; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Nuno Mendes; Joao Neves, Vitinha, Zaire-Emery; Dembele, Doue, Kvaratskhelia.
Liverpool: Mamardashvili; Frimpong, Konate, Van Dijk, Quansah, Robertson; Mac Allister, Szoboszlai, Gravenberch; Salah, Diaz (Isak).