Manajemen Liverpool dihadapkan pada tantangan signifikan untuk merekrut pemain baru pada bursa transfer musim panas mendatang. Dana besar harus dialokasikan demi mencari pengganti Mohamed Salah serta mengisi kekosongan di beberapa posisi kunci lainnya. Situasi ini semakin krusial mengingat beberapa pemain penting telah meninggalkan klub dan beberapa lainnya kemungkinan akan segera menyusul.
Legenda Liverpool, Steven Gerrard, seperti dilansir dari Bola, menuturkan bahwa untuk menggantikan pemain sekaliber Salah, yang dianggap sebagai salah satu yang terhebat di generasinya, klub harus mendatangkan nama besar. Hal ini berarti Liverpool perlu melakukan investasi substansial dalam jendela transfer.
Musim lalu, Liverpool sebenarnya memiliki pengeluaran bersih yang tidak terlalu fantastis, bertentangan dengan asumsi banyak pihak. Pelatih Arne Slot pernah mengungkapkan bahwa klub berhasil mendatangkan £300 juta setelah menghabiskan £440 juta, di mana sekitar separuh dari dana yang dihabiskan untuk pemain seperti Florian Wirtz dan Alexander Isak didapatkan kembali dari penjualan pemain.
Liverpool juga kehilangan beberapa pemain kunci sebelumnya. Trent Alexander-Arnold telah hijrah ke Real Madrid, sementara Luis Diaz bergabung dengan Bayern Munich dan menunjukkan performa menonjol, meninggalkan kekosongan yang terasa di Anfield. Dibandingkan dengan Arsenal yang memiliki pengeluaran bersih lebih besar, Liverpool memiliki kemampuan untuk kembali berbelanja besar.
Beberapa nama besar diperkirakan akan meninggalkan klub untuk mengurangi beban gaji. Andy Robertson disebut-sebut sebagai salah satunya, dan Ibrahima Konate juga belum mencapai kesepakatan kontrak baru, yang berpotensi membuatnya pergi secara gratis. Kontrak Mohamed Salah sendiri, dengan nilai yang setara untuk menggaji dua pemain top Liverpool, akan membuka peluang investasi kembali.
Melihat komposisi skuad saat ini, Liverpool membutuhkan gelandang bertahan, pemain sayap kanan, dan bek tengah. Di klub sekelas Liverpool, pemain yang didatangkan haruslah yang terbaik di posisinya, yang berarti dana transfer besar harus tersedia.
Kandidat Pengganti dan Blunder Transfer
Michael Olise, yang kini bermain untuk Bayern Munchen, dianggap sebagai kandidat ideal untuk menggantikan Mohamed Salah. Pemain internasional Prancis ini telah menunjukkan peningkatan signifikan sejak meninggalkan Crystal Palace ke raksasa Bundesliga tersebut. Namun, Bayern dipastikan enggan menjualnya, dan harganya diperkirakan sangat tinggi.
Sebuah "blunder" transfer terjadi ketika Liverpool tidak serius dalam mengejar Antoine Semenyo, yang dijadwalkan meninggalkan Bournemouth pada Januari 2026. Richard Hughes, direktur olahraga Liverpool, yang sebelumnya bekerja di Bournemouth saat Semenyo bermain di sana, seharusnya mengetahui detail kontrak pemain tersebut.
Ketiadaan pendekatan serius dari Liverpool untuk Semenyo cukup mengejutkan. Pemain sayap yang fantastis ini mampu mencetak 15 gol dan assist dalam semusim, menjadikannya profil yang ideal untuk kebutuhan Liverpool. Kegagalan ini justru menjadi keuntungan bagi Manchester City, yang berhasil mengamankan Semenyo.
Kini, tekanan besar berada di pundak Hughes dan CEO sepak bola Michael Edwards untuk melakukan pembangunan ulang skuad secara tepat musim panas ini. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan, dan ketidakpastian mengenai kompetisi Eropa yang akan mereka ikuti musim depan menjadi perhatian utama. Namun, dengan melihat angka pengeluaran kotor dan bersih, Liverpool harus siap mengalokasikan dana signifikan saat era pasca-Mohamed Salah benar-benar dimulai.