Bruno Fernandes Ungkap Perubahan Mentalitas Manchester United di Bawah Carrick

Kapten MU Bruno Fernandes menjelaskan pergeseran taktik dan mentalitas tim yang kini lebih dominan di bawah arahan Michael Carrick.

Kapten Manchester United Bruno Fernandes memaparkan perubahan signifikan dalam pendekatan permainan tim yang kini lebih mengutamakan kendali penuh di lapangan di bawah kepemimpinan pelatih Michael Carrick pada Selasa (5/5/2026).

Pergeseran pola pikir tersebut dinilai menjadi faktor utama di balik tren positif performa Setan Merah yang berhasil mengamankan tiket Liga Champions. Dilansir dari Bola, skuad United kini dituntut untuk tampil sebagai protagonis utama dalam setiap laga.

Statistik mencatatkan dominasi yang impresif dengan raihan 12 kemenangan dan tiga hasil imbang dari 17 pertandingan terakhir. Michael Carrick bahkan mencetak sejarah sebagai pelatih Inggris pertama yang memenangkan delapan dari sembilan laga pembuka di Premier League.

"Kami harus mengambil peran utama dalam permainan, baru kemudian melihat hasilnya. Mentalitas itu wajib karena Anda bermain untuk klub besar," kata Fernandes, Kapten Manchester United dalam wawancara bersama Sky Sports.

Fernandes membandingkan situasi saat ini dengan masa kepemimpinan Ruben Amorim, di mana tim sering kali terjebak dalam anomali statistik. Meski secara struktur mampu meredam lawan masuk ke kotak penalti, United justru kerap kebobolan melalui peluang minim lawan.

Pada era sebelumnya, tim merasa frustrasi karena dominasi permainan dan tingginya nilai ekspektasi gol (xG) tidak berbanding lurus dengan hasil akhir. Fernandes menegaskan bahwa masalah tersebut merupakan tanggung jawab kolektif seluruh pemain, bukan hanya lini pertahanan.

Meskipun performa meningkat tajam, Fernandes tidak menyalahkan sistem formasi yang diterapkan oleh Amorim sebelumnya. Ia menilai struktur pertahanan dan skema serangan sebenarnya sudah berjalan efektif secara teknis namun kekurangan kepercayaan diri saat penyelesaian akhir.

Kini, fondasi kebangkitan Manchester United bertumpu pada cara pemain memandang setiap pertandingan sebagai pihak yang mengontrol arus bola. Fokus utama tim saat ini adalah mempertahankan konsistensi kendali permainan hingga akhir musim 2026.

Recommended