Mohamed Salah, pemain depan andalan Liverpool, secara resmi mengumumkan bahwa ia akan meninggalkan Anfield pada akhir musim ini.
Pengumuman tersebut disampaikan langsung oleh pemain asal Mesir itu melalui sebuah video yang diunggah di akun media sosialnya.
Salah mengisyaratkan bahwa keputusan perpisahan ini bukanlah hal yang mudah, namun ia merasa inilah saat yang tepat untuk mengakhiri perjalanan panjangnya bersama The Reds.
"Sayangnya hari itu telah tiba. Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya," kata Salah. "Saya akan meninggalkan Liverpool di akhir musim," ujarnya.
Arne Slot menyambut kembalinya Mohamed Salah ke Liverpool setelah Piala Afrika. Pelatih The Reds itu menegaskan betapa pentingnya peran Salah di tengah ketatnya persaingan di Premier League dan perjuangan untuk lolos ke Liga Champions.
Mohamed Salah pertama kali bergabung dengan Liverpool pada Juni 2017 setelah diboyong dari AS Roma. Sejak saat itu, ia telah menjadi salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah klub.
Kontribusinya sangat besar, baik dari segi gol maupun assist, serta membantu Liverpool meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Champions dan Liga Inggris.
Menariknya, pemain berusia 33 tahun itu sempat menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun pada April 2025. Namun, kedua belah pihak dikabarkan telah mencapai kesepakatan untuk mengakhiri kerja sama lebih awal.
Dengan demikian, Salah akan meninggalkan Liverpool dengan status bebas transfer pada akhir musim ini.
Akhir Era Sang Raja Mesir
Kepergian Salah tentu saja akan meninggalkan lubang besar di lini serang Liverpool. Selama bertahun-tahun, ia bukan hanya mesin gol, tetapi juga simbol kebangkitan klub di era modern.
Para penggemar The Reds kini harus bersiap untuk mengucapkan selamat tinggal kepada sosok yang sering dijuluki sebagai “Raja Mesir”.
Belum diketahui ke mana Salah akan berlabuh berikutnya. Namun, satu hal yang pasti, warisannya di Anfield akan sulit untuk digantikan.