MU Pastikan Stadion Baru Rp45 Triliun Tanpa Dana Publik

Manchester United (MU) memastikan pembangunan stadion baru pengganti Old Trafford senilai Rp45 triliun tidak menggunakan dana publik.

Manchester United (MU) menegaskan bahwa pembangunan stadion baru yang direncanakan, sebagai pengganti Old Trafford dengan kapasitas 100 ribu penonton, sepenuhnya akan didanai oleh pihak swasta.

Rencana ambisius untuk merombak Old Trafford beserta kawasan sekitarnya telah diumumkan pada Maret 2025. Stadion baru, yang diharapkan menjadi "Wembley dari Utara", akan menjadi fokus utama proyek ini.

Sempat muncul spekulasi mengenai pendanaan sebagian dari pajak publik, seperti yang diutarakan oleh Jim Ratcliffe, salah satu pemilik MU. Namun, wacana ini langsung ditolak oleh Wali Kota Manchester, Andy Burnham, yang menegaskan tidak akan ada dana publik yang dialokasikan untuk proyek tersebut.

MU memastikan bahwa seluruh pembiayaan proyek stadion baru akan berasal dari investasi swasta. Klub juga menyatakan telah melakukan pembicaraan positif dengan sejumlah calon investor dan pemangku kepentingan.

"Stadion baru yang kami usulkan akan didanai secara swasta, dan kami terus menjalin pembicaraan positif dengan calon investor serta seluruh pemangku kepentingan," ujar seorang juru bicara MU dalam forum suporter.

Meskipun demikian, rencana ini berpotensi meningkatkan beban utang klub. Laporan keuangan terbaru pada Februari menunjukkan bahwa utang MU saat ini mendekati 1,3 miliar paun. Dengan perkiraan biaya pembangunan stadion mencapai 2 miliar paun, total utang klub bisa melonjak hingga sekitar 3,3 miliar paun (sekitar Rp74,9 triliun).

Penjualan hak penamaan stadion baru diharapkan menjadi salah satu sumber pemasukan, dengan potensi menghasilkan hingga 200 juta paun.

Target Penyelesaian dan Dampak

Belum ada kepastian mengenai jadwal penyelesaian proyek. Ratcliffe sebelumnya berharap stadion baru dapat digunakan pada 2030. MU bahkan menargetkan stadion ini menjadi tuan rumah final Piala Dunia Wanita 2035, yang rencananya akan digelar di Inggris, Irlandia Utara, Skotlandia, dan Wales.

Old Trafford tidak akan digunakan dalam Euro 2028 karena berlangsung di tengah proses pembangunan ulang kawasan tersebut.

Alasan Renovasi

Kondisi Old Trafford yang semakin menua menjadi alasan utama rencana pembangunan stadion baru. Suporter sering menyoroti kebocoran atap stadion saat hujan deras.

Pengembangan besar terakhir stadion ini terjadi pada 2006, ketika kapasitasnya ditambah sekitar 8.000 kursi menjadi 74.244 penonton. Old Trafford telah menjadi markas MU selama lebih dari satu abad, sejak dibuka 116 tahun lalu.

Recommended