Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) memperkuat struktur ekosistem esports nasional melalui program pembinaan atlet terstruktur dan kolaborasi lintas sektor pada Kamis, 16 April 2026. Langkah strategis ini bertujuan mengukuhkan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama industri esports di tingkat global.
Ketua Harian PB ESI, Bambang Sunarwibowo, menjelaskan bahwa sinergi antar-elemen menjadi pondasi utama dalam menjaga konsistensi prestasi atlet di panggung dunia. Dilansir dari Medcom, upaya ini mencakup penyelenggaraan kompetisi rutin serta penguatan kerja sama dengan pemangku kepentingan industri kreatif.
"Pencapaian yang diraih oleh para atlet di panggung dunia, serta kesuksesan penyelenggaraan turnamen skala global di Indonesia, merupakan hasil nyata dari sinergi seluruh elemen ekosistem esports nasional," ujar Bambang Sunarwibowo, Ketua Harian PB ESI.
Pemerintah memberikan apresiasi khusus bagi Tim Nasional Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Women’s yang baru saja memenangkan gelar juara pada IESF World Esports Championship (WEC) 2025. Keberhasilan tersebut dinilai sebagai bukti efektivitas sistem pelatihan jangka panjang yang diterapkan federasi.
Selain prestasi tim, atlet muda Michael Julius Cezar turut menyumbangkan medali perak pada cabang eFootball Console dalam ajang Asian Youth Games (AYG) 2025 di Bahrain. Pencapaian individu ini mempertegas kedalaman bakat yang dimiliki atlet muda Indonesia dalam bersaing di level Asia.
Indonesia juga mencatatkan sejarah baru melalui ajang Free Fire World Series (FFWS) 2025 yang meraih Guinness World Records. Turnamen tersebut dinobatkan sebagai kejuaraan esports berbasis tim seluler terbesar di dunia dengan partisipasi lebih dari 618.000 peserta secara global.
Kolaborasi dengan pengembang gim seperti Garena dan MOONTON terus diperluas untuk memastikan sistem kompetisi berjalan secara berkelanjutan. Integrasi ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memberikan dampak positif pada sektor pariwisata melalui penyelenggaraan turnamen internasional seperti M7 World Championship.
Dukungan dari organisasi internasional seperti Asian Electronic Sports Federation (AESF) semakin memperkuat posisi strategis Indonesia dalam peta esports dunia. PB ESI kini fokus mengintegrasikan program pembinaan dengan peningkatan ekonomi kreatif nasional melalui berbagai ajang berskala besar.