Pemain yang Pernah Juara Liga Champions Meski Terlupakan

Beberapa pemain pernah merasakan gelar Liga Champions, tetapi mungkin sudah terlupakan. Siapa saja mereka?

Trofi Liga Champions menjadi impian banyak pesepak bola Eropa. Meraihnya bukanlah hal mudah, sehingga gelar juara menjadi kebanggaan tersendiri.

Liga Champions menjadi puncak pencapaian tertinggi bagi pesepak bola. Banyak pemain legendaris seperti Gianluigi Buffon, Ronaldo Nazario, dan Zlatan Ibrahimovic belum pernah merasakannya.

Berikut beberapa pemain yang mungkin terlupakan, namun pernah menorehkan tinta emas di Liga Champions:

Rhian Brewster

Brewster sempat digadang-gadang menjadi pemain kunci Liverpool setelah menimba ilmu di akademi Chelsea. Namun, ia lebih banyak menghabiskan waktu di tim muda Liverpool. Ia hanya tampil empat kali dengan total 191 menit bersama tim utama.

Pada 2020, ia dijual ke Sheffield United seharga 23 juta poundsterling. Meskipun tak pernah bermain di kompetisi Eropa, Brewster tetap mendapatkan medali juara Liga Champions 2018/2019. Saat itu, ia menjadi pemain cadangan ketika Liverpool menang 2-0 atas Tottenham.

Jeremy Mathieu

Bek asal Prancis ini menerima banyak kritik selama membela Barcelona di era Luis Enrique. Namun, ia berhasil meraih banyak trofi selama tiga tahun berseragam Blaugrana.

Saat Barcelona meraih treble pada musim 2014/2015, sorotan tertuju pada Luis Suarez, Neymar, dan Lionel Messi. Namun, Mathieu mencatatkan 41 penampilan pada musim debutnya. Ia juga tampil di masa tambahan waktu saat Barcelona mengalahkan Juventus di final Liga Champions.

Ivan Perisic

Karier Perisic terbilang unik. Ia menikmati karier gemilang di sejumlah klub top Eropa dan menjadi pemain sayap berkualitas di masanya.

Pemain berusia 34 tahun ini pernah membela Wolfsburg, Dortmund, Inter Milan, dan kini Tottenham Hotspur. Pada musim 2019/2020, ia dipinjamkan Inter Milan ke Bayern Munchen.

Saat diasuh Hansi Flick, Bayern Munchen meraih treble. Perisic menjadi bagian tim tersebut, dengan 17 dari 35 penampilannya sebagai pemain pengganti. Ia tampil di pertengahan babak kedua saat Bayern Munchen menang 1-0 atas Paris Saint-Germain (PSG) di final Liga Champions.

Ross Turnbull

Turnbull tak bermain satu menit pun di Liga Champions 2011/2012. Namun, ia menjadi bagian tim Chelsea yang menjuarai Liga Champions, sebagai pelapis Petr Cech.

“Di Chelsea, ketika kami memenangkan Liga Champions, itu adalah upaya tim yang besar,” kata Turnbull, mengenang perjalanan timnya yang tak mudah karena beberapa pemain bintang cedera, seperti David Luiz dan Gary Cahill.

Sulley Muntari

Muntari pernah membela Portsmouth hingga Inter Milan asuhan Jose Mourinho, lalu AC Milan. Ia juga sempat menjalani masa pinjaman di Sunderland.

“Saya baru saja kembali dari latihan dan ketika saya sudah di rumah, dia menelepon saya dan mengatakan, ini saya Mourinho,” kenang Muntari saat mendapat tawaran bermain di Inter Milan. Tanpa pikir panjang, ia langsung menyetujuinya.

Muntari berjuang mendapatkan tempat di bawah Rafael Benitez, penerus Mourinho. Namun, publik tetap mengenangnya sebagai bagian dari tim Jose Mourinho.

Ia hanya menjadi starter dalam dua pertandingan Liga Champions 2009/2010. Muntari turut andil saat Inter Milan menumbangkan Barcelona dan Bayern Munchen.

Recommended