Persijap Jepara vs Persis Solo: Momentum Keluar Zona Merah

Derby Jawa Tengah antara Persijap Jepara dan Persis Solo menjadi ajang perebutan momentum untuk keluar dari zona degradasi BRI Super League.

Derby Jawa Tengah antara Persijap Jepara dan Persis Solo pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026 akan menjadi ajang penting bagi kedua tim untuk menjauh dari zona merah degradasi.

Persijap dan Persis saat ini masih berjuang menghindari degradasi, menjelang pertemuan mereka di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Kamis (5/3/2026) pukul 20.30 WIB.

Persijap perlu meningkatkan produktivitas gol, sementara Persis harus mengatasi masalah di lini pertahanan. Kedua tim memiliki modal untuk meraih poin penuh dalam Derby Jawa Tengah ini.

Persijap memiliki masalah dalam mencetak gol, hanya 20 gol dari 23 pertandingan, terendah kedua setelah Semen Padang. Namun, di kandang, mereka tampil lebih baik dengan enam gol dalam tiga laga terakhir dan hanya kebobolan satu gol.

Persis Solo memiliki masalah di lini belakang dengan 44 gol kebobolan dari 23 pertandingan, terbanyak kedua setelah PSBS Biak. Pertandingan ini mempertemukan tim dengan produktivitas terendah dan pertahanan terburuk.

Penampilan yang membaik di putaran kedua menjadi faktor penting dalam persaingan antara Persijap dan Persis.

Persijap Jepara sedang dalam tren positif di kandang dengan tiga kemenangan terakhir atas PSM Makassar (2-0), Madura United (1-0), dan Persebaya Surabaya (3-1). Ini menjadi modal berharga setelah tujuh laga kandang tanpa kemenangan.

Persis Solo juga dalam performa baik dengan tidak terkalahkan dalam empat pertandingan terakhir di BRI Super League. Catatan ini menjadi rekor baru bagi mereka dan meningkatkan motivasi tim untuk meraih poin penuh.

Perhitungan Head-to-Head

Perhitungan head-to-head bisa menjadi penentu peringkat di akhir musim, sesuai regulasi BRI Super League 2025/2026.

Persijap saat ini diuntungkan karena menang 2-1 atas Persis di putaran pertama. Persis harus menang dengan selisih lebih dari satu gol untuk berbalik unggul, sementara Persijap hanya butuh hasil imbang untuk mempertahankan keunggulan head-to-head.

Kedua tim memiliki selisih gol yang sama (-19), tetapi Persis lebih produktif dengan 44 gol, dibandingkan Persijap yang hanya 49 gol. Prosedur head-to-head seringkali menentukan nasib klub di Indonesia.

Recommended