Persis Solo dan Persijap Jepara harus puas berbagi poin setelah bermain imbang tanpa gol dalam laga pekan ke-24 BRI Super League. Pertandingan bertajuk Derbi Jawa Tengah ini digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Kamis (5-3-2026) malam WIB.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, mengapresiasi performa anak asuhnya meski gagal meraih kemenangan. Ia menilai Laskar Sambernyawa telah bermain sesuai harapan dan menunjukkan penampilan terbaik sepanjang musim ini.
"Sesuai prediksi saya, ini adalah pertandingan yang sangat menarik dan bagus. Secara taktik, saya pikir ini adalah permainan terbaik yang kami perlihatkan sejauh ini," ujar Milomir Seslija.
Milomir menambahkan bahwa Persis tidak memberikan banyak peluang kepada Persijap, yang dinilainya sebagai tim bagus dengan pemain berkualitas. Ia juga menyoroti pertahanan lawan yang solid.
Meski demikian, Milo menyoroti kurangnya keberuntungan anak asuhnya dalam memaksimalkan peluang menjadi gol. Persis sebenarnya memiliki beberapa kesempatan, tetapi gagal dikonversi menjadi gol.
"Sayangnya, di pertandingan ini kami tidak beruntung karena sebetulnya ada banyak peluang yang tercipta. Kami tidak membiarkan lawan membuat peluang, sedangkan kami punya lebih banyak peluang," kata Milo.
Persis memiliki keuntungan di awal babak kedua setelah Jose Luis Espinosa Aroyo dikartu merah pada menit ke-78. Namun, keunggulan jumlah pemain tidak mampu dimanfaatkan untuk mencetak gol.
Milomir mengapresiasi perjuangan pemain Persis yang telah bermain maksimal. "Saya ingin memberikan apresiasi untuk pemain saya. Mereka memperlihatkan karakter. Kami tidak datang ke sini untuk bertahan. Kami bermain dengan dua striker dan satu gelandang serang," imbuhnya.
Gelandang Persis, Zanadin Fariz, mengakui timnya memiliki peluang untuk memenangkan laga. Namun, peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan dengan baik. "Kami tahu ini pertandingan yang tidak mudah. Walaupun lawan mendapatkan kartu merah, mereka tetap bisa bermain dengan compact. Inilah yang membuat kami kesulitan untuk mencetak gol," ujar Zanadin.