Presiden Prabowo Hadiri Puncak Peringatan Hari Buruh 2026 di Monas

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional 2026 di Monas untuk memperkuat hubungan pemerintah dan buruh.

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri puncak peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 yang akan berlangsung di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Jumat (1/5/2026). Agenda tersebut menjadi momentum penguatan komunikasi antara pemerintah, serikat pekerja, dan elemen ojek online.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari menjelaskan bahwa kehadiran Kepala Negara merupakan wujud nyata komitmen dalam merangkul kaum pekerja. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers di kantor Bakom, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir dari Detik Finance pada Kamis (30/4/2026).

"Pemerintah ingin menegaskan satu hal bahwa posisi pemerintah bukan berhadapan dengan pekerja atau buruh, melainkan berdiri bersama kaum pekerja dan buruh. Negara hadir sebagai pelindung pekerja sekaligus menjaga keberlanjutan lapangan kerja," ujar Muhammad Qodari, Kepala Bakom.

Pemerintah menilai bahwa kesejahteraan buruh tidak dapat dipisahkan dari stabilitas dunia usaha. Menurut Qodari, jika ekosistem bisnis mengalami guncangan, maka hal tersebut secara otomatis akan berdampak langsung pada pemenuhan hak dan gaji para pekerja.

Di sisi lain, Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengonfirmasi pengerahan massa dalam skala besar untuk menyambut peringatan tersebut. Sekitar 50 ribu massa dari KSPI diperkirakan memadati Jakarta, dengan total estimasi mencapai 100 ribu buruh dari berbagai gabungan serikat pekerja.

Selain aksi terpusat di Monas, peringatan May Day 2026 juga akan digelar secara serentak di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Gerakan ini mencakup lebih dari 350 kota, termasuk titik konsentrasi massa di Bandung, Semarang, Surabaya, Makassar, hingga Morowali.

Recommended