Rekomendasi Saham Pilihan Trading 23 Februari: IHSG Berpotensi Rebound di Tengah Sentimen Global

Pasar modal Indonesia kembali membuka lembaran baru di awal pekan ini dengan optimisme yang cukup terjaga. Meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat ditutup stagnan cenderung melemah tipis pada akhir pekan lalu ke level 8.271, pergerakan hari ini, Senin (23/2/2026), diprediksi akan mengalami akselerasi positif. Dinamika pasar global, terutama dari Amerika Serikat, menjadi angin segar bagi para pelaku pasar domestik yang mencari peluang cuan jangka pendek.

Sentimen utama datang dari putusan Mahkamah Agung Amerika Serikat yang secara mengejutkan membatalkan sebagian kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Langkah hukum ini meredakan kekhawatiran pelaku pasar terhadap potensi inflasi tinggi akibat biaya impor yang membengkak. Dampaknya, Wall Street merespons positif yang kemudian menular ke bursa Asia-Pasifik pagi ini. Para investor kini melihat adanya ruang bagi emiten untuk bernapas lebih lega dari tekanan beban operasional internasional.

Di dalam negeri, rilis data ekonomi yang stabil dan rotasi sektor memberikan momentum bagi beberapa saham pilihan untuk masuk dalam radar trading. Para analis dari berbagai sekuritas ternama telah memetakan sejumlah emiten yang memiliki formasi teknikal menarik, mulai dari sektor infrastruktur, komoditas, hingga konsumer. Bagi Anda yang ingin memanfaatkan volatilitas pasar hari ini, mencermati level support dan resistance menjadi kunci utama agar manajemen risiko tetap terjaga di tengah fluktuasi indeks.

Analisis Global: Dampak Putusan Tarif AS terhadap Market Regional

Keputusan Mahkamah Agung AS membatalkan kenaikan tarif global dari 10% menjadi 15% yang sebelumnya diumumkan Trump memberikan dampak psikologis yang kuat. Hal ini dianggap sebagai rem bagi potensi perang dagang yang lebih luas. “Putusan ini memberi harapan bagi perusahaan yang sebelumnya terbebani biaya impor tinggi dan meredakan kekhawatiran inflasi,” sebagaimana dikutip dari data pasar global.

Secara teknikal, IHSG hari ini diprediksi akan menguji level resistance terdekatnya. Jika indeks mampu bertahan di atas level psikologis 8.250, maka potensi penguatan menuju area 8.300 terbuka lebar. Namun, investor tetap disarankan waspada terhadap aksi profit taking yang mungkin terjadi di sesi kedua perdagangan.

Daftar Saham Pilihan Mandiri Sekuritas

Mandiri Sekuritas merilis beberapa nama yang memiliki prospek penguatan berdasarkan tren harga penutupan sebelumnya. Berikut adalah rinciannya:

1. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR)

Sektor semen kembali dilirik seiring dengan berlanjutnya proyek infrastruktur nasional.

  • Rekomendasi: Buy

  • Target Harga: 3.140

  • Stop Loss: 3.040

  • Support/Resistance: 3.040 / 3.140

2. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)

  • Rekomendasi: Buy

  • Target Harga: 8.100

  • Stop Loss: 7.800

3. PT XL Axiata Tbk (EXCL)

  • Rekomendasi: Buy

  • Target Harga: 3.200

  • Stop Loss: 3.090

Strategi Spekulatif dan Buy on Weakness BNI Sekuritas

BNI Sekuritas melihat adanya peluang pada saham-saham dengan kapitalisasi menengah yang sedang berada di area konsolidasi.

Fokus Speculative Buy:

  1. ERAA: Area beli 422-430, Target 434-440, Cutloss < 418.

  2. ARCI: Area beli 1.785-1.810, Target 1.820-1.850, Cutloss < 1.760.

  3. HRTA: Area beli 2.730-2.750, Target 2.800-2.860, Cutloss < 2.700.

  4. MEDC: Area beli 1.720-1.730, Target 1.755-1.780, Cutloss < 1.700.

Fokus Buy on Weakness:

  • JPFA: Area beli 2.320-2.380, Target 2.430-2.480, Cutloss < 2.300.

  • AMRT: Area beli 1.790-1.815, Target 1.835-1.870, Cutloss < 1.780.

Proyeksi Teknikal Gelombang (Wave) MNC Sekuritas

MNC Sekuritas memberikan analisis mendalam mengenai posisi saham berdasarkan teori Elliott Wave, yang berguna untuk melihat posisi harga dalam tren besar.

Analisis Emiten Tambang dan Transportasi

  • BIRD (Spec Buy): Posisi saat ini diperkirakan berada pada bagian wave (v) dari wave [i]. Manfaatkan penguatan di area 1.725-1.740 dengan target hingga 1.785.

  • BRMS (Buy on Weakness): Harga masih berada di bawah MA20. Rekomendasi beli di area 985-1.035 dengan target harga cukup optimis di 1.225.

  • INCO (Buy on Weakness): Terdeteksi berada pada wave [iv] dari wave 5. Area beli ideal di 6.425-6.775 dengan target 7.625.

  • NICL (Buy on Weakness): Sedang berada pada bagian wave B dari wave (B). Area beli 1.100-1.170, target terdekat 1.375.

Dikutip dari investor.id 23/2/2026.

Disclaimer:
Informasi dalam artikel ini disajikan untuk tujuan pemberitaan dan edukasi semata, bukan sebagai rekomendasi atau ajakan untuk membeli maupun menjual saham. Setiap keputusan investasi merupakan tanggung jawab masing-masing pembaca. Segala risiko, potensi keuntungan, maupun kerugian yang timbul dari keputusan investasi berada sepenuhnya pada investor.

Recommended