Roberto Martinez Jadi Kandidat Pelatih Manchester United?

Roberto Martinez, pelatih Timnas Portugal, dikabarkan masuk daftar kandidat pelatih Manchester United pada akhir musim 2025/2026.

Kabar mengenai masa depan Michael Carrick sebagai manajer permanen Manchester United (MU) masih belum jelas. Muncul nama baru, Roberto Martinez, sebagai kandidat manajer permanen mulai musim 2026/2027.

Manchester United menunjuk Michael Carrick sebagai pengganti Ruben Amorim hingga akhir musim. Selanjutnya, MU akan mempertimbangkan masa depan Carrick.

Performa Manchester United di bawah Carrick cukup menjanjikan, dengan lima kemenangan dan satu hasil imbang dari enam laga Premier League. Hal ini membuat Carrick menjadi kandidat kuat untuk posisi manajer jangka panjang.

Carrick menjadi favorit kuat jika Bruno Fernandes dan timnya berhasil kembali ke Liga Champions musim 2026/2027. Saat ini, Setan Merah berada di peringkat keempat klasemen Premier League, unggul tiga poin atas Chelsea dan terpaut tiga poin dari Aston Villa.

Manchester United menunjuk Michael Carrick sebagai manajer interim setelah memecat Ruben Amorim. Dukungan Sir Alex Ferguson berperan dalam keputusan tersebut.

Namun, Manchester United juga mempertimbangkan opsi lain. Jurnalis Ben Jacobs dari The United Stand menyebutkan bahwa Martinez menjadi salah satu kandidat untuk posisi tersebut.

"(United) menyukainya, tetapi kita tidak perlu terlalu bersemangat. Saya tidak yakin data atau umpan balik akan mendorong Martinez ke posisi teratas, tetapi dia pasti sudah dibahas saat mereka menyusun daftar pendek," ujar Jacobs.

Kontrak Martinez dengan Portugal hanya berlaku hingga Piala Dunia 2026. Pelatih berusia 52 tahun itu diperkirakan akan kembali melatih klub pada musim 2026/2027. Sebelumnya, Martinez pernah menangani Swansea City, Wigan Athletic, dan Everton di Premier League.

Martinez memulai karier di level tim nasional bersama Belgia pada Agustus 2016, sebelum menangani Portugal pada Januari 2023. Ia telah memenangkan 25 dari 36 pertandingan bersama timnas Portugal.

"Saya tidak pernah bisa merencanakan karier saya. Saya tidak pernah membayangkan apa yang sudah saya alami. Jadi, saya selalu merasa ketika waktunya tepat, maka proyeknya juga tepat," kata Martinez dalam wawancara dengan The Overlap.

"Menurut saya, ini tentang proyeknya. Bukan soal klub tertentu atau saya ingin melatih di sini. Tidak. Ini tentang dewan klub dan apakah mereka percaya pada pekerjaan Anda, serta proyek apa yang ada di baliknya."

Selain Martinez, Oliver Glasner yang akan meninggalkan Crystal Palace juga dipandang sebagai kandidat, serta mantan pelatih timnas Inggris, Gareth Southgate.

Recommended