Pemerintah Targetkan RUU Kewarganegaraan Rampung Tahun Ini

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyiapkan RUU Kewarganegaraan untuk mencegah polemik paspor pemain naturalisasi Timnas Indonesia terulang kembali.

Menteri Hukum Republik Indonesia Supratman Andi Agtas menyatakan pemerintah tengah mempercepat finalisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewarganegaraan agar selesai pada tahun 2026 ini. Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan dengan Menpora Erick Thohir di Jakarta pada Jumat (17/4/2026).

Langkah legislasi ini diambil sebagai respons atas polemik status kewarganegaraan atau paspor yang sempat menjerat sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia. Dilansir dari Bola, regulasi baru ini diharapkan menjadi payung hukum yang lebih kuat dibandingkan UU Nomor 12 Tahun 2006.

Supratman menegaskan bahwa penyusunan RUU tersebut akan melibatkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Pemuda dan Olahraga. Kolaborasi ini bertujuan untuk memperjelas aturan mengenai atlet yang berkarier di luar negeri dalam bingkai diplomasi olahraga.

"Pemerintah sedang menyusun, menyelesaikan finalisasinya, tentu nanti itu kita dengar semua termasuk dari Kementerian Pemuda dan Olahraga menyangkut soal kewarganegaraan seperti apa," kata Supratman Andi Agtas, Menteri Hukum RI.

Adapun kasus hukum yang menjadi sorotan adalah keberatan klub NAC Breda terhadap status pemain Go Ahead Eagles, Dean James, pada Maret 2026. Persoalan tersebut sempat merembet ke pemain lain seperti Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, dan Tim Geypens yang bermain di Liga Belanda.

Pemerintah berupaya agar masalah teknis administratif tersebut tidak menghambat performa atlet di kancah internasional. Fokus utama dari pembenahan regulasi ini adalah memastikan simbol negara dapat terus berkompetisi tanpa gangguan legalitas di masa depan.

Saat ini, koordinasi antar kementerian terus diperkuat sebelum draf final diserahkan ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) untuk dibahas lebih lanjut. Para pemain yang sebelumnya terdampak polemik dilaporkan sudah bisa kembali memperkuat klub mereka masing-masing.

Recommended