Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Naik atau Turun, Selasa 24 Februari 2026: Cek Rincian Lengkap

Kabar fluktuatif datang dari pasar logam mulia pagi ini. Harga emas perhiasan pada Selasa, 24 Februari 2026, terpantau menunjukkan arah gerak yang beragam di sejumlah penyedia besar seperti Raja Emas Indonesia dan Laku Emas. Fenomena ini menciptakan dinamika menarik bagi kolektor maupun masyarakat yang menjadikannya instrumen investasi jangka pendek.

Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi, memahami pergerakan harga di berbagai kadar karat (karatase) sangatlah krusial. Sebagaimana dikutip dari investor.id 24/2/2026, tren harga emas perhiasan saat ini dipengaruhi secara signifikan oleh indeks dolar global serta volume permintaan industri manufaktur perhiasan di awal tahun 2026 yang cenderung meningkat.

Ketidaksamaan arah harga antar vendor di mana satu pihak menurunkan harga sementara pihak lain justru menaikkan menandakan adanya penyesuaian strategi margin dan stok di tingkat retail. Berikut adalah ulasan mendalam mengenai rincian harga emas perhiasan hari ini agar Anda tidak salah langkah dalam mengambil keputusan finansial.

Tren Harga Emas Perhiasan Sepekan Terakhir

Untuk memberikan gambaran yang lebih luas, kita perlu melihat bagaimana performa emas perhiasan dalam tujuh hari ke belakang. Secara umum, emas perhiasan sempat mengalami lonjakan signifikan pada akhir pekan lalu sebelum akhirnya mengalami konsolidasi pada hari ini.

Tabel Perbandingan Harga Emas (17 – 24 Februari 2026)

Berikut adalah simulasi pergerakan harga emas perhiasan kadar 24 Karat (rata-rata vendor) sebagai acuan:

Tanggal Estimasi Harga per Gram Keterangan
17 Februari 2026 Rp 2.504.000 Turun
18 Februari 2026 Rp 2.469.500 Turun
19 Februari 2026 Rp 2.490.500 Naik
20 Februari 2026 Rp 2.490.500 Stabil
21 Februari 2026 Rp 2.553.000 Naik Signifikan
22 Februari 2026 Rp 2.553.000 Stabil
23 Februari 2026 Rp 2.553.000 Stabil
24 Februari 2026 Rp 2.580.000 Bervariasi (Naik/Turun)

Rincian Harga Berdasarkan Vendor Resmi

Setiap gerai memiliki standar harga yang berbeda tergantung pada biaya produksi, desain, dan kebijakan operasional masing-masing.

1. Raja Emas Indonesia (Tren Menurun)

Pada Selasa pagi ini, Raja Emas Indonesia melakukan koreksi harga ke bawah untuk hampir seluruh kadar karatase.

  • 24 Karat: Rp 2.545.000 (Turun Rp 5.000)

  • 22 Karat: Rp 2.171.000 (Turun Rp 5.000)

  • 18 Karat: Rp 1.778.000 (Turun Rp 5.000)

  • 14 Karat: Rp 1.383.000 (Turun Rp 3.000)

2. Laku Emas – CMK Group (Tren Menaik)

Berbanding terbalik, Laku Emas justru mencatatkan kenaikan harga yang cukup tajam hari ini, menjadikannya opsi menarik bagi mereka yang ingin menjual kembali (buyback).

  • 24 Karat: Rp 2.615.000 (Naik Rp 29.000)

  • 23 Karat: Rp 2.272.000 (Naik Rp 25.000)

  • 18 Karat: Rp 1.776.000 (Naik Rp 20.000)

  • 12 Karat: Rp 1.179.000 (Naik Rp 13.000)

3. Hartadinata Abadi (Stabil)

Bagi pecinta perhiasan dari Hartadinata, harga terpantau masih stagnan atau sama dengan penutupan hari sebelumnya.

  • 22 Karat: Rp 2.779.000

  • 20 Karat: Rp 2.725.000

  • 9 Karat: Rp 1.538.000

Analisis Redaksi: Mengapa Harga Berbeda-beda?

Sebagai catatan bagi investor, perbedaan harga antara emas batangan (Antam/UBS) dengan emas perhiasan terletak pada biaya pengolahan. Redaksi melihat adanya “celah” harga yang cukup lebar hari ini antara Raja Emas dan Laku Emas.

Analisis dari para ahli komoditas menunjukkan bahwa fluktuasi ini adalah respon terhadap rilis data ekonomi Amerika Serikat yang memberikan sentimen beragam terhadap aset aman (safe haven).

“Emas perhiasan tidak hanya dipengaruhi oleh harga spot dunia, tapi juga oleh biaya desain dan ongkos kirim yang dibebankan vendor kepada konsumen. Di tengah ketidakpastian global 2026, memegang emas tetap menjadi strategi lindung nilai yang paling rasional,” ujar salah satu analis komoditas senior dalam laporan pasar mingguan.

Tips Transaksi Hari Ini

  1. Cek Buyback: Jika ingin menjual, pantau vendor yang sedang menaikkan harga seperti Laku Emas.

  2. Investasi Jangka Panjang: Gunakan kadar 24 karat untuk nilai investasi yang lebih murni dan potongan biaya admin yang lebih minim.

  3. Surat Resmi: Pastikan setiap pembelian disertai nota/sertifikat asli untuk menjamin harga jual di masa depan.

Recommended