Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Alexandria Ocasio-Cortez, menyuarakan pandangannya bahwa Israel seharusnya mampu membiayai sistem pertahanan Iron Dome secara mandiri, tanpa uluran bantuan dari AS. Tokoh progresif terkemuka di Kongres AS ini berencana menolak pemberian bantuan pertahanan kepada Israel, menandakan perubahan signifikan dari sikapnya sebelumnya.
Ocasio-Cortez, seperti dikutip dari Detik iNET yang melansir CNN, menekankan bahwa pemerintah Israel memiliki kapabilitas finansial untuk mendanai Iron Dome. Sistem ini terbukti vital dalam melindungi warga sipil dari serangan roket dan pengeboman. "Pemerintah Israel sangat mampu mendanai sistem Iron Dome, yang terbukti sangat penting untuk menjaga keselamatan warga sipil tak berdosa dari serangan roket dan pengeboman," ujarnya.
Ia juga menambahkan penolakannya terhadap pengiriman lebih banyak dana pembayar pajak dan bantuan militer kepada pemerintah yang dinilainya konsisten mengabaikan hukum internasional dan hukum AS. Ocasio-Cortez menyoroti anggaran pertahanan Israel yang disetujui sekutu Netanyahu di Knesset sebesar $45 miliar. "Mendana Iron Dome dan sistem pertahanan lainnya sudah sepenuhnya berada dalam kemampuan mereka," imbuhnya.
Sistem Iron Dome awalnya dikembangkan secara mandiri oleh perusahaan Israel, Rafael Advanced Defense Systems dan Israel Aerospace Industries. Namun, sejak tahun 2022, Amerika Serikat mulai terlibat dalam pendanaan dan berbagi teknologi. Saat ini, beberapa komponen Iron Dome bahkan diproduksi di AS.
Diimplementasikan sejak 2011, Kementerian Pertahanan Israel mengklaim sistem ini memiliki tingkat keberhasilan hingga 90%. Iron Dome dirancang khusus untuk menangkis roket jarak pendek dan kini juga menjadi andalan untuk menghalau rudal dari Iran, melengkapi sistem lain seperti Arrow dan David's Sling.
Jean-Loup Samaan, seorang peneliti di Middle East Institute National University of Singapore, menjelaskan keunikan Iron Dome. "Senjata ini unik karena merupakan sistem termaju untuk menghadapi ancaman itu (roket jarak pendek)," katanya.