Pemerintah Kanada mengeluarkan peringatan kepada warga untuk mewaspadai ancaman invasi berbagai spesies kutu pembawa patogen berbahaya dari Amerika Serikat pada Kamis, 14 Mei 2026. Berdasarkan laporan pemerintah, saat ini tercatat lebih dari 40 jenis kutu telah teridentifikasi di wilayah Kanada.
Dilansir dari Detik iNET, penyebaran kutu ini memicu kekhawatiran karena kemampuannya membawa penyakit serius. Spesies yang paling diwaspadai adalah kutu berkaki hitam atau kutu rusa yang menjadi vektor utama bakteri penyebab penyakit Lyme bagi manusia.
Penyakit Lyme diketahui menyebabkan gejala berupa demam, kelelahan kronis, serta ruam khas berbentuk lingkaran. Jika penderita tidak segera mendapatkan penanganan medis, infeksi ini berisiko mengakibatkan komplikasi berat pada sistem saraf, jantung, hingga persendian.
Nicoletta Faraone, pemimpin Canadian Tick Research and Innovation Center, mengungkapkan bahwa masyarakat merasa sangat terancam oleh penularan penyakit ini. Pasalnya, hingga saat ini belum tersedia vaksin yang dapat menangkal penyakit Lyme secara efektif.
"Saya bisa katakan masyarakat sangat khawatir dan takut akan penularan penyakit bawaan kutu. Vaksin untuk Lyme bukan solusi terbaik untuk melindungi dari ancaman ini," kata Nicoletta Faraone, pemimpin Canadian Tick Research and Innovation Center.
Selain penyakit Lyme, jenis kutu lone star juga menjadi perhatian khusus para ilmuwan di wilayah Nova Scotia. Gigitan kutu ini dapat memicu alergi daging yang ekstrem, seperti yang dialami oleh seorang pekebun bernama Patty O'Brien-Carrier.
O'Brien-Carrier melaporkan dirinya mengalami syok anafilaksis dan sesak napas akut setelah mengonsumsi daging sapi pasca digigit kutu tersebut. Kondisi ini dapat berakibat fatal jika pasien tidak segera menerima pertolongan darurat untuk membuka kembali jalan napas.
Ancaman lain muncul dari kutu tanduk panjang Asia yang mulai mendekati sektor peternakan di Nova Scotia. Meskipun belum berkembang biak secara masif, keberadaan kutu ini dikhawatirkan dapat membunuh hewan ternak melalui kondisi anemia parah.
Tim Marsh, seorang peternak sapi potong, menyatakan kewaspadaannya terhadap potensi kerugian ekonomi yang besar. Kehilangan satu ekor sapi dewasa atau sapi yang sedang bunting dapat menyebabkan kerugian hingga ribuan dolar dalam waktu singkat.
Saat ini, fasilitas penelitian di Acadia tengah melakukan pengujian perilaku dan respons kutu menggunakan mesin kulit sintetis. Langkah ini diambil untuk mengembangkan produk pembasmi baru dan memahami jenis patogen yang dibawa oleh spesies invasif tersebut.