Nama Veda Ega Pratama, pembalap asal Indonesia, berhasil mencuri perhatian pada debutnya di ajang Moto3 2026. Penampilan apiknya bersama Honda Team Asia dalam dua seri terakhir menjadi sorotan.
Setelah meraih posisi kelima di Sirkuit Buriram, Thailand, Veda Ega Pratama kembali membuat kejutan dengan meraih podium ketiga di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, Brasil.
Podium ini menjadi catatan sejarah penting karena untuk pertama kalinya pembalap Indonesia berhasil meraih podium di Kejuaraan Dunia Balap Motor.
Bakat Veda Ega Pratama kini mulai dilirik oleh tim-tim papan atas di Moto3 dan Moto2. Menurut sumber Bola.com, tim Aspar bahkan telah menyatakan minatnya untuk merekrut pembalap yang merupakan putra dari mantan pembalap nasional, Sudarmono.
Saat ini, Aspar memiliki tim di kelas MotoE, Moto3, dan Moto2, yang selalu diperkuat oleh pembalap-pembalap papan atas. Untuk kelas Moto3 musim ini, Aspar menurunkan Maximo Quiles dan Dennis Foggia, sementara Daniel Holgado dan David Alonso di Moto2.
Ketertarikan tim Aspar terhadap Veda Ega Pratama tentu menjadi kebanggaan. Namun, kepindahan pembalap berusia 17 tahun tersebut dari Honda Team Asia bukanlah hal yang mudah.
Pasalnya, hingga saat ini Veda Ega Pratama masih mendapatkan dukungan dari PT Astra Honda Motor, perusahaan yang telah berjasa sejak awal karirnya.
Keberadaan Veda Ega Pratama di Honda Team Asia tidak lepas dari koneksi antara Astra Honda dengan tim yang dipimpin oleh mantan pembalap MotoGP, Hiroshi Aoyama, yang menjabat sebagai manajer.
Oleh karena itu, jika ingin pindah tim dan menerima tawaran dari Aspar, Veda Ega Pratama harus terlebih dahulu melepaskan diri dari kontraknya bersama Astra Honda.
Percaya Diri di Ayrton Senna
Mengenai keberhasilannya meraih posisi ketiga pada balapan Moto3 Brasil, Veda Ega Pratama mengungkapkan bahwa ia sudah merasa percaya diri untuk bisa bersaing di Sirkuit Ayrton Senna sejak melakukan track walk pada hari Kamis.
"Saya memiliki firasat baik sejak awal akhir pekan. Ketika saya tiba di sini dan melakukan peninjauan lintasan, saya sudah menyukai tata letaknya, dan dengan motor saya merasa percaya diri sejak awal," tutur Veda Ega Pratama.
"Tim melakukan pekerjaan yang sangat baik dengan setelan motor, jadi semuanya berjalan lancar," tambahnya.
Tidak Menyangka
Meskipun demikian, Veda Ega Pratama mengakui bahwa ia tidak menyangka bisa naik podium di ajang Moto3 hanya pada balapan keduanya.
"Saya bangga mencapai hasil ini. Saya tidak menyangka akan naik podium secepat ini, tetapi sekarang saya tahu saya bisa bersaing dengan kelompok depan, jadi saya menginginkan lebih," ujar Veda Ega Pratama.
"Balapan selanjutnya di Amerika, dan itu akan menjadi lintasan baru bagi saya, tetapi saya akan terus belajar dan melakukan yang terbaik," tambahnya.
Seri berikutnya Moto3 2026 akan berlangsung di Sirkuit Austin, Texas, Amerika Serikat pada pekan depan.