Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya meminta masyarakat untuk tidak termakan isu yang menyebut Indonesia akan menghadapi kekacauan dalam waktu dekat. Ia menegaskan bahwa narasi semacam itu keliru dan tidak mencerminkan kondisi sebenarnya di lapangan, seperti dilansir dari Detik Finance.
"Beberapa waktu lalu sempat ada isu yang menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Indonesia akan chaos ya. Pertama saya minta maaf mau luruskan, itu adalah narasi yang keliru. Tidak ada itu chaos-chaos," tegas Teddy di Jakarta, Jumat (10/4/2026).
Teddy menjelaskan bahwa situasi Indonesia tetap dalam kendali meskipun ada tekanan dari kondisi global, termasuk dampak dari konflik di Timur Tengah terhadap sektor energi.
Sebagai salah satu bukti, Teddy menyoroti keputusan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Langkah ini diambil di saat banyak negara lain justru menghadapi kenaikan harga dan kesulitan pasokan energi. Pemerintah sendiri telah berkomitmen untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun 2026.
"Yang ada adalah semuanya terkendali. Buktinya apa? Satu, di tengah konflik global dan dampak di Timur Tengah, perang di Timur Tengah, banyak sekali negara yang menaikkan harga BBM, kesulitan BBM, tapi justru Presiden Prabowo memutuskan untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi sama sekali. Itu fakta. Anda bisa lihat sendiri di negara tetangga dan negara sekitar," jelas Teddy.
Secara keseluruhan, Teddy menilai perekonomian Indonesia berada dalam kondisi yang baik. Ia menunjuk pada dua perayaan Lebaran selama masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menunjukkan situasi stabil di lapangan.
"Dan yang paling penting ini, yang paling nyata, pemerintahan Pak Prabowo sudah dua kali melaksanakan Lebaran. Dan faktanya, buktinya, di dua kali itu kita alami bersama seluruhnya stabil," tuturnya.
Lebih lanjut, Teddy merinci bahwa harga kebutuhan pokok tetap terkendali, ketersediaan barang mencukupi, distribusi BBM aman, dan arus mudik berjalan lancar. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir.